Berita

Kerangkeng besi berisi manusia di kediaman Bupati Langkat, terbit Perangin Angin/Repro

Hukum

Komnas HAM akan Konsultasikan Kerangkeng Manusia Bupati Langkat ke Ahli Perbudakan Modern

SELASA, 08 FEBRUARI 2022 | 01:45 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin menolak bangunan di rumah dinasnya disebut kerangkeng manusia. Dia menegaskan bahwa ruangan itu adalah tempat pembinaan bagi para pecandu narkoba.

Menyikapi keterangan Bupati Langkat, Komisioner Komna HAM Choirul Anam akan mengambil langkah berkonsultasi dengan para ahli.

Setelah mengkonfirmasi ke Bupati Langkat, Choirul Anam mengaku akan mencoba bertanya pada beberapa ahli, diantaranya ahli tindak pidana perdagangan orang dan juga ahli perbudakan modern.


"Kami akan uji semua temuan kami dengan ahli," demikian penjelasan Choirul Anam, Senin (7/2).

Dijelaskan Anam, pihaknya baru akan merumuskan detail kesimpulan dan rekomendasi terkait dengan temuan kerangkeng manusia itu setelah menggali pendapat para ahli.

Anam mengatakan, kesimpulan dan rekomendasi atas temuan kerangkeng manusia di kediaman Bupati yang tersangkut kasus dugaan korupsi di KPK ini akan diserahkan ke berbagai instansi terkait.

Harapan Komnas HAM kata Anam, rekomendasi itu ditindaklanjuti oleh berbagai lembaga itu, salah satunya adalah penegakan hukum.

"Kami minta supaya ada penegakan hukum dan sekarang mereka (Polda Sumut) sedang memproses," pungkas Anam.

Kabareskrim Komjen Agus Andriyanto memberi atensi khusus terkait temuan kerangkeng manusia di kediaman Bupati Langkat.

Bahkan ia meminta kepada Polda Sumut untuk menaikkan status penyidikan dalam perkara kerangkeng manusia berkapasitas 40 orang itu.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya