Berita

Bupati Langkat Sumatera Utara, Terbit Rencana Perangin Angin/Net

Hukum

Komnas HAM: Bupati Langkat Akui Ada yang Meninggal Dunia di Kerangkeng

SENIN, 07 FEBRUARI 2022 | 18:16 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dua jam lebih memintai keterangan, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dapati fakta Bupati Langkat Sumatera Utara, Terbit Rencana Perangin Angin mengetahui ada penghuni kerangkeng yang meninggal dunia.

Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara mengatakan, pihaknya telah selesai meminta keterangan terhadap Terbit Rencana terkait dengan kerangkeng manusia.

"Kami mendapatkan informasi terkait sejarah kerangkeng yang ada, terus kemudian metodenya, metode pembinaan yang dilakukan oleh tim yang mengelola kerangkeng itu sehari-hari, termasuk juga mengkonfirmasi apakah ada yang meninggal apa tidak. Dan memang terkonfirmasi ada yang meninggal dalam kerangkeng tersebut," ujar Beka kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin sore (7/2).


Bahkan kata Beka, Terbit juga didalami terkait SOP dari penanganan jika ada kekerasan atau jika adanya korban jiwa.

Sementara itu, Komisioner Komnas HAM lainnya, Choirul Anam menyebutkan, bahwa Terbit tidak menyebutkan berapa banyak penghuni kerangkeng yang meninggal dunia.

"Nggak ngomong hitung orang, tapi bahwa ada yang meninggal, iya," kata Anam.

Bahkan, Anam mengungkapkan, berdasarkan temuannya di lapangan, ada salah satu penghuni kerangkeng yang meninggal dunia setelah tujuh hari masuk ke kerangkeng.

"Kenapa firm? Kita tanya, 'kok ini ngomongnya satu bulan?', 'lupa, mas', dicek lah ke sesama anggota keluarga kapan diantar, kapan diterima jenazahnya dan lain-lain, akhirnya ketemu memang seminggu," terangnya.

"Kita kroscek lagi dengan saksi, benar gak satu minggu? Benar. Hari pertama ngapain, hari kedua ngapain, termasuk dia yang ngobatin," pungkas Anam.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya