Berita

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto saat kampanye pada Pilpres 2019 lalu/Net

Politik

Mesin Solid dan Elektabilitas Tinggi Jadi Pegangan Kader Gerindra Usung Prabowo Lagi

SENIN, 07 FEBRUARI 2022 | 13:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keinginan kader Partai Gerindra untuk mengusung kembali Prabowo Subianto dalam gelaran pilpres dinilai cukup beralasan.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno mengurai bahwa ada dua indikator yang membuat kader ingin Prabowo tampil di Pilpres 2024.

Pertama, Partai Gerindra memiliki mesin partai yang solid. Kedua, elektabilitas dan popularitas Prabowo Subianto masih menempati posisi puncak survei.


"Prabowo yakin menang. Gerindra mesin politiknya solid. Elektabilitas Prabowo masih unggul dari yang lain. Dua keyakinan itu sepertinya yang dipegang teguh Gerindra," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Senin (7/2).

Bahkan, menurut pengamat politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu, keyakinan Partai Gerindra saat ini sama persis dengan keyakinan Partai Gerindra saat Pilpres 2014 dan 2019 silam.

"Dalam politik tak ada kalah abadi. Bisa kalah berulang namun bisa pula suatu saat menang," katanya.

"Tentu publik nunggu gebrakan apa yang akan dilakukan Gerindra untuk memenangkan Pilpres," demikian Adi Prayitno.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufi Dasco Ahmad berharap di Pemilu 2024 mendatang Gerindra bisa menang dan Ketua Umum Prabowo Subianto bisa terpilih jadi presiden.

"Pemilu 2024, kita harus menang. Pada saat itu, Prabowo presiden, Gerindra menang," kata Sufmi Dasco melalui laman Facebook pribadinya, Minggu (6/2).

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya