Berita

Bisnis

Teknologi Digital bank bjb Makin Yahud, Ajukan Kredit Cukup dari Ponsel

SENIN, 07 FEBRUARI 2022 | 12:28 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) terus meningkatkan layanan digital untuk semakin memanjakan nasabahnya, Dalam waktu dekat, bank bjb akan menggandeng perusahaan IT internasional untuk mendukung pengembangan infrastruktur teknologi dan digitalisasi.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto mengatakan, kolaborasi dengan perusahaan IT global akan mendorong kecepatan dan kehandalan bank bjb dalam melahirkan inovasi baru dalam layanannya.  Salah satu terobosan itu adalah pengajuan kredit yang bersifat mass/ritel akan dapat dilakukan melalui aplikasi.

Widi mengatakan, teknologi yang dihadirkan bank bjb membuat pengalaman banking menjadi lebih komperhensif.  


“Pelayanan perbankan semakin mudah, juga serasa memiliki pengalaman serupa dengan layanan yang diberikan oleh fintech. Pengajuan kredit pun akan dapat dilakukan melalui aplikasi,” ujar Widi dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (7/2).

Disampaikan Widi, inovasi yang dihadirkan bank bjb, sejalan dengan strategi manajemen yang giat melakukan pengembangan IT dan juga penguatan modal.

Semakin kuatnya dukungan teknologi akan memungkinkan bank bjb melayani nasabah baik personal maupun korporasi menjadi semakin efisien. Apalagi, berbagai dukungan instrastruktur teknologi informasi yang dimiliki bank bjb sudah tersebar luas.

“Untuk menjadi bank yang tangguh di era digitalisasi, bank bjb saat ini sudah memiliki infrastruktur jaringan yang luas khususnya di Jawa Barat dan Banten, bahkan hadir di 14 provinsi di Indonesia. Jaringan ini akan bertambah kuat dengan layanan berbasis digital yang memberikan pengalaman serupa fintech, jadi bukan beralih menjadi bank digital,” ucap Widi.

Terkait kemungkinan bank bjb memiliki bank digital, menurut Widi, akan lebih cocok melalui pembentukan anak usaha baru, atau mengkonversi anak usaha yang sudah ada yang memiliki kinerja bagus.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya