Berita

Militer Rusia/Net

Dunia

AS: Rusia Sudah Memiliki Kekuatan yang Diperlukan untuk Menginvasi Ukraina

MINGGU, 06 FEBRUARI 2022 | 11:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia sudah memenuhi, bahkan melebihi, kekuatan yang diperlukan untuk melakukan invasi skala penuh ke Ukraina.

Menurut para pejabat Amerika Serikat (AS), Rusia memiliki sekitar 70 persen dari kekuatan tempur yang diyakini akan dibutuhkan untuk invasi skala penuh ke Ukraina, dan mengirim lebih banyak kelompok taktis batalyon ke perbatasan.

Dalam dua pekan terakhir, jumlah kelompok taktis batalyon di wilayah perbatasan telah meningkat menjadi 83 dari 60, dan 14 lainnya sedang dalam perjalanan, seperti dikutip Reuters pada Minggu (6/1).


Mengenai waktu invasi, tanah diperkirakan akan mencapai titik beku sekitar 15 Februari, yang memungkinkan transit mekanis off-road oleh unit militer Rusia. Kondisi seperti itu akan berlanjut hingga akhir Maret.

"Jika Rusia akan menyerang ibu kota Kyiv, itu bisa jatuh dalam beberapa hari," kata para pejabat AS.

Rusia telah mengumpulkan lebih dari 100 ribu tentara di dekat perbatasannya dengan Ukraina. Rusia telah membantah bahwa pihaknya berencana melakukan invasi ke Ukraina.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya