Berita

Dewan Pers/Net

Politik

Jumlah Media Siber Mencapai Ribuan, Dewan Pers: Kami Belum Menemukan Model Pengawasan yang Efektif

SABTU, 05 FEBRUARI 2022 | 20:55 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah media siber di Indonesia hingga hari ini trus bertambah. Namun, dari sekitar 47 ribu media siber yang bisa diakses publik, cuma sebanyak 2.700an yang sudah terverifikasi Dewan Pers.

Meski jumlah media siber yang terverifikasi tak sebanyak yang belum terverifikasi, Dewan Pers masih memiliki kendala dalam hal pengawasan.

Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Internasional Dewan Pers, Agus Sudibyo menerangkan, pihaknya hingga hari ini masih menerka-nerka cara efektif melakukan pengawasan kepada media siber atau media online.


Hal itu dia sampaikan dalam kongres/webinar Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) yang diselenggarakan virtual dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2022, untuk menanggapi pertanyaan peserta mengenai tindak lanjut Dewan Pers apabila ditemukan berita yang menyudutkan perempuan.

"Sekarang ini kita kesulitan melakukan monitoring media siber. Kita belum menemukan model pemantauan yang lebih efektif, yang lebih cepat," ujar Agus pada Sabtu (5/2).

Menurut Agus, apabila ditemukan suatu masalah etika dalam pemberitaan, maka seharusnya tindak lanjut oleh Dewan Pers dilakukan pada hari di mana berita itu di-publish, atau paling tidak dua hari sudah harus diselesaikan masalahnya.

"Mungkin ini kelemahan Dewan Pers untuk sekarang. Kita sangat tergantung pada inisiatif pihak eksternal melakukan pemantauan dan memberitahukannya kepada Dewan Pers," tuturnya.

Adapun terkait pemberitaan yang menyudutkan kaum perempuan, Agus memastikan bahwa itu sedang dibuat semacam draf peraturan yang mana dinamakan sebagai "Pedoman Pemberitaan Ramah Keberadaban.

"Yang salah satu unsurnya juga ramah perempuan dan kelompok lain. Dan diharapkan untuk bisa didorong ke peraturan Dewan Pers," demikian Agus Sudibyo.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya