Berita

Komunitas Gerakan Transformasi Indonesia (Get One) kukuhkan kepengurusan wilayah Sumatera Utara/Ist

Politik

Kukuhkan Pengurus Sumatera Utara, Komunitas Get One Dorong Erick Thohir Jadi Pemimpin Bangsa

JUMAT, 04 FEBRUARI 2022 | 22:21 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komunitas Gerakan Transformasi Indonesia (Get One) kukuhkan kepengurusan wilayah Sumatera Utara di Kota Medan.

Ketua Umum Koordinator Nasional (Kornas) Get One Lukman Edy mengatakan, komunitas yang lahir dari gagasan milenial ini, membawa visi transformasi Indonesia lebih baik.

"Ini merupakan hasil diskusi panjang dengan sahabat-sahabat milenial, yang ingin Indonesia ke depan lebih baik," ujar Lukman Edy dalam keterangannya, Jumat (4/2).


Lukman menjelaskan, visi transformasi itu merujuk pada gagasan Menteri BUMN Erick Thohir yang menunjukkan komitmen untuk mebangun Indonesia yang kuat dan berdaulat.

"Para milenial itu melihat, visi-visi transformasi yang dicanangkan Erick Thohir diyakini akan membuat Indonesia menjadi bangsa yang kuat, maju dan berdaulat. Terutama dalam bidang ekonomi dan teknologi," katanya.

Dengan keyakinan tersebut, lanjut mantan anggota DPR RI ini, komunitas GET One akan mendorong Erick Thohir untuk bisa mengambil kepemimpinan sebagai suksesi Presiden Joko Widodo.

"Semua yang telah ditorehkan pondasinya oleh Pak Jokowi, harus bisa dilanjutkan oleh sosok yang juga paham dan mempunyai visi yang sama. Kita melihat gambaran itu ada pada Erick Thohir," terangnya.

Lukman menambahkan, komunitas Get One akan dikukuhkan di 34 propinsi, sampai pada bulan Maret 2022 dengan merekrut sebanyak 600.000 relawan, yang nantinya akan dilatih sebagai tenaga sosialisasi di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Koordinator Wilayah (DKW) Sumut adalah Edi Saputra dan Sekretaris Bambang Gunawan.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya