Berita

Perkumpulan Sawit Watch memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait laporan dugaan penyalahgunaan lahan di Kabupaten Kotabaru/Ist

Hukum

Sawit Watch Penuhi Panggilan KPK, Klaim Bawa Bukti Tambahan Dugaan Penyalahgunaan Lahan

JUMAT, 04 FEBRUARI 2022 | 20:05 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Perkumpulan Sawit Watch mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Jumat (4/2).

Kedatangan mereka guna memenuhi panggilan bagian Pengaduan Masyarakat KPK terkait laporan dugaan penyalahgunaan lahan di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan yang disampaikan pada 18 Januari lalu.

"Kami memenuhi undangan Dumas KPK untuk menjelaskan laporan dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan pemanfaatan lahan Inhutani II di Kabupaten Kotabaru," kata Direktur Eksekutif Sawit Watch, Ahmad Surambo di Gedung Merah Putih, KPK, Jakarta.


Di tempat yang sama, kuasa hukum Sawit Watch dari Integrity Law Firm, Harimuddin menyebut pihaknya turut menyerahkan sejumlah alat bukti tambahan terkait laporannya terdahulu.

"Hari ini kami menyampaikan beberapa alat bukti tambahan. Kami sangat yakin laporan ini akan ditindaklanjuti KPK," tutur Harimuddin.

Sawit Watch sebelumnya melaporkan PT Multi Sarana Agro Mandiri (MSAM) ke Komisi Pemberantasan Korupsi pada Selasa (18/1).

Selain PT MSAM, Sawit Watch juga melaporkan PT Inhutani II, Direksi PT Inhutani II, serta Bupati Kota Baru, Sayed Jafar.

Pelaporan tersebut dilakukan lantaran adanya dugaan praktik korupsi di areal kerja Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Alam (IUPHHK-HA) PT Inhutani II Unit Pulau Laut, Kalimantan Selatan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya