Berita

Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Hasil Survei Masih Rendah, Cak Imin: Kita Lihat Beberapa Bulan Akan Datang

JUMAT, 04 FEBRUARI 2022 | 17:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Di antara sejumlah tokoh yang digadang-gadang bakal maju dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres 2024), nama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar, memang masih termasuk papan bawah. Alias elektabilitasnya masih rendah.

Namun demikian, politikus yang karib disapa Cak Imin tersebut tetap santai. Karena masih ada banyak waktu hingga hari pemilihan pada Februari 2024.

"Itu proses dan kita baru mulai. Kita akan lihat tiga empat bulan akan datang," ucap Cak Imin, di Kampung Nelayan Kalibaru, Jakarta, Jumat (4/2).


Wakil Ketua DPR RI itu menegaskan, ia belum memikirkan untuk masuk dalam bursa calon wakil presiden (cawapres). Saat ini dirinya terus melakukan komunikasi dan pembicaraan dengan partai-partai lain.

Alasannya, dia sudah mengantongi 10 persen dari 20 persen sesuai aturan ambang batas parlemen.

Adapun kehadiran Cak Imin di Kalibaru adalah dalam rangka menghadiri deklarasi dukungan sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu 2024.

Ratusan nelayan warga Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, mendeklarasikan Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, sebagai Calon Presiden (Capres) 2024.

"Kami mendukung Gus Muhaimin sebagai Presiden 2024," kata perwakilan Nelayan dan warga Kalibaru, Zainal, Jumat (4/2).

Bahkan, nelayan setempat menyematkan panggilan kepada Gus Muhaimin sebagai "Bapak Nelayan Indonesia".

Dalam survei yang dirilis Trust Indonesia, Senin lalu (31/1), nama Muhaimin Iskandar berada di peringkat 19. Satu tingkat di bawah Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, namun jauh tertinggal dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono di peringkat 5.

Sementara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih mampu bercokol di peringkat pertama dalam survei tersebut.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya