Berita

Menteri BUMN Erick Thohir/Ist

Politik

Gagas Program 'ET', Erick Thohir Ingin Warga Bisa Produksi Hasil Pertanian Mandiri

JUMAT, 04 FEBRUARI 2022 | 15:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masyararakat harus bisa memanfaatkan lahan di sekitar perumahan sebagai lokasi pertanian mandiri.

Begitu pesan Menteri BUMN Erick Thohir saat memaparkan gagasannya dalam program Energi Tani atau ET. Melalui program itu, dia berharap masyarakat bisa menghasilkan produk-produk pertanian secara mandiri.

"Kita bisa melihat bagaimana pentingnya sesama kelompok masyarakat bisa terus merajut kerjasama, terutama pada saat situasi ekonomi yang tidak menentu," ujar Erick Thohir saat berkunjung ke kawasan Kembangan Utara, Jakarta Barat, Jumat (4/2).


Erick ingin jumlah para petani di Indonesia bisa bertambah. Harapannya, gerakan ini bisa meningkatkan perekonomian di masa Covid-19 hingga memberikan akses dan kualitas sayuran sehat kepada masyarakat.

"Solusinya gotong royong. Ini kita lihat, kita bisa memastikan warga bisa hidup mandiri. Bercocok tanam, pertenakan ikan, untuk meningkatkan kualitas ekonomi. Tapi di sisi lain, kalau ada apa-apa kebutuhan gizi bisa tercapai," tuturnya.

Dia juga memastikan akan memberikan pelatihan dan pendampingan dalam budidaya hidroponik kepada warga. Termasuk juga bakal melibatkan para pengumpul atau off-taker sehingga ekosistem pertaniannya tercapai.

"Dilihat dari konteksnya, dari pihak swasta (off-taker) memastikan hasil tani menjadi bagian konkrit dalam arti memberi kesejahteraan dari masyarakat," katanya.

Pada kunjungan ini, Erick juga memberikan bantuan berupa Greenhouse seluas 25x5 meter, kolam budidaya ikan air tawar, mesin pompa air, dan sejumlah peralatan penunjang lainnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya