Berita

Kegiatan vaksinasi Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Nusa Tengara Barat (NTB)/Ist

Politik

Komitmen Capai Target 25 Juta Setahun, Binda NTB Gelar Vaksinasi di Kota Mataram

JUMAT, 04 FEBRUARI 2022 | 13:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Nusa Tengara Barat (NTB) menggelar vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun. Kali ini, vaksinasi digelar di SDN 10 Kota Mataram dengan target 200 siswa.

Kepala Binda NTB, Wara Winahya mengatakan, kegiatan vaksinasi tersebut juga diselenggarakan untuk masyarakat umum dan lansia dengan cara pintu ke pintu untuk memudahkan masyarakat.

"Sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo, BIN melaksanakan vaksinasi dengan cara jemput bola atau door to door. Dan pada tahun ini BIN mendapat target khusus penyaluran vaksinasi sebanyak 25 juta dosis untuk capai herd immunity," ujar Wara Winahya dalam keterangannya, Jumat (4/2).


Wara mengatakan, vaksinasi penting bagi anak usia 6-11 tahun, karena virus varian baru Covid-19 membuat anak rentan terpapar. Terlebih, saat ini sudah mulai diberlakukan aktivitas sekolah tatap muka.

"Oleh karenanya perlu dilakukan vaksinasi untuk meningkatkan daya tahan tubuh mereka, terlebih saat ini aktivitas sekolah dengan tatap muka sudah mulai digelar," tuturnya.

Wara mengingatkan, agar masyarakat yang telah divaksin selalu menerapkan prokes 5M. Menurutnya, peran orang tua diharapkan dapat mengajarkan prokes bagi anak.

"Masyarakat yang telah divaksin selalu menerapkan prokes 5M. Kemudian, para orang tua bisa berperan maksimal dalam mengingatkan dan mengajarkan prokes bagi anak-anak," pungkasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya