Berita

Acara diskusi Komunitas Corong Rembug/Ist

Politik

Corong Rembug: Indonesia Tidak Kekurangan Pemimpin yang Mampu Implementasikan Nilai Bhinneka

KAMIS, 03 FEBRUARI 2022 | 21:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Maslaah intoleransi pada kehidupan umat beragama yang belakangan ramai dibahas, menjadi perhatian tersendiri bagi aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Corong Rembug.

Untuk membedah masalah intoleransi itu, Komunitas Corong Rembug menggelar diskusi publik bertajuk, “Bhinneka Mau Dibawa Kemana”, yang diadakan di Kedai Tjikini, Jakarta Pusat, pada Rabu (2/2).

Forum diskusi tersebut dihadiri perwakilan organisasi mahasiswa sebagai pembicara seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).


Ketua Bidang Pembangunan Demokrasi dan Pemerintahan PB HMI Ilham Fadli mengatakan, aktualisasi kebhinekaan sejatinya menjadi modal penting yang harus dimiliki pemimpin Indonesia, salah satunya melalui visi gotong royong.

“Hal kecil bisa dilakukan dengan menggemakan giat-giat yang melibatkan kaum milenial dalam bergotong royong, bahu membahu dalam berkehidupan,” ujar Ilham dalam keterangannya, Kamis (3/2).

Dalam kondisi kekinian, kata dia, Indonesia sebetulnya memiliki segudang pemimpin potensial yang mampu mewadahi visi kebhinekaan. Seperti kolaborasi eksekutif dan legislatif dalam komando Presiden Joko Widodo dan Ketua DPR RI Puan Maharani.

“Pemimpin seperti Ketua DPR Puan Maharani dan Presiden Jokowi adalah sosok yang potensial untuk concern pada masalah intoleransi ini,” katanya.

Ilham meyakini, di masa depan juga cukup banyak pemimpin yang mampu mengimplementasikan visi kebhinekaan dalam setiap derap langkah politik yang dilakukan.

Oleh karena itu, menurutnya, pemimpin tersebut memiliki potensi untuk mendorong giat-giat kemaslahatan yang berefek terhadap kerukunan berkehidupan.

“Melihat Indonesia saat ini yang dihadapkan pandemi, ikhtiar gotong royong sangat diperlukan agar masyarakat Indonesia tetap sehat di masa pandemi ini,” demikian Ilham.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya