Berita

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani (safari krem)/Ist

Politik

Ahmad Muzani: Vaksinasi Adalah Cara Gerindra Pastikan Rakyat Garut Sehat

KAMIS, 03 FEBRUARI 2022 | 19:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Gerindra mengambil peran strategis dalam vaksinasi tahap ketiga atau booster. Salah satunya, melalui DPC Partai Gerindra Kabupaten Garut yang menyebar 2.500 dosis vaksin booster.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani saat menghadiri kegiatan itu menyampaikan, Gerindra merasa bertanggung jawab dalam menjaga dan menjamin kesehatan rakyat. Sebab dalam pandangan Gerindra negara yang kuat, rakyatnya harus sehat.

"Membela kepentingan rakyat adalah segala-galanya. Vaksin yang baru saja dilakukan di Pendodo Kabupaten Garut adalah cara kami memastikan agar rakyat Garut tetap sehat dan kuat," kata Muzani kepada wartawan, Kamis (3/2).


Muzani mengatakan, Kabupaten Garut memiliki posisi tersendiri bagi organisasi Partai Gerindra. Pasalnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto selalu mendapatkan dukungan tulus dan selalu menang di Kabupaten Garut.

"Ini kandang Prabowo, ini adalah kandang Gerindra. Dan inilah yang menjadi tujuan utama kita pada 2024 insyaAllah Prabowo presiden dan memastikan utamanya rakyat sehat, Indonesia kuat," katanya.

Muzani juga menyampaikan terimakasih kepada jajaran pengurus PAC sampai ranting Gerindra se-Kabupaten Garut.

Menurut Wakil Ketua MPR RI ini, kebesaran Partai Gerindra saat ini tidak terlepas dari usaha serta kerja keras jajaran kader Gerindra di berbagai daerah dalam menjalankan komando Prabowo Subianto.

"Bersyukurlah kita memiliki pemimpin seorang Prabowo Subianto. Yang dalam setiap survei popularitas dan elektabilitasnya adalah yang tertinggi," tandasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya