Berita

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Anggara Wicitra Sastroamidjojo/RMOL

Hukum

Penyelidik KPK Cecar Politisi PSI Soal Dugaan Komitmen Fee Formula E

KAMIS, 03 FEBRUARI 2022 | 17:03 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Anggara Wicitra Sastroamidjojo dicecar tim penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal dugaan komitmen fee penyelenggara Formula E.

Hal itu disampaikan langsung oleh Anggara yang merupakan Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, usai dimintai keterangan oleh tim penyelidik di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis sore (3/2).

Anggara mengaku, dirinya dikonfirmasi oleh tim penyelidik terkait penyelenggaraan Formula E, mulai dari awal perencanaan hingga akhir.


"Saya nggak bisa cerita detailnya, karena masih masuk dalam ranah pemeriksaan penyelidikan. Tapi yang pasti karena keterlibatan APBD," ujar Anggara kepada wartawan.

Dalam pemeriksaan ini, Anggara mengaku membawa dokumen-dokumen yang diminta oleh KPK. Namun, dia mengaku tidak bisa membeberkannya kepada publik terkait asal dokumen tersebut.

"Tapi saya nggak bisa menceritakan detailnya darimana, apa. Tapi secara keseluruhan terkait anggaran," kata Anggara.

Tim penyelidik pun disebut menanyakan kurang lebih sebanyak 20 pertanyaan, salah satunya terkait dugaan komitmen fee.

"Salah satu poinnya itu (dugaan komitmen fee). Ya seputar itu, tapi saya nggak bisa menjawab detail," kata Anggara.

Namun saat ditanya bukti konkret jika penyelenggaraan Formula E terindikasi korupsi, Anggara tidak bisa menjawabnya.

"Kita sih menghormati prosesnya saja, karena kan yang bisa menjawab itu ya proses ini," pungkas Anggara.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya