Berita

Kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ke Ukraina/Net

Dunia

Ke Kiev, Erdogan Minta Ukraina dan Rusia Redakan Ketegangan

KAMIS, 03 FEBRUARI 2022 | 15:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memulai kunjungannya ke Ukraina setelah berulang kali menyatakan kesiapan Ankara untuk menengahi ketegangan dengan Rusia.

Erdogan tiba pada Kamis (3/2), setelah kunjungan yang sama dilakukan oleh Inggris, Polandia, dan Belanda ke Kiev.

Pada Rabu (2/2), Ankara dan Kyiv mengatakan mereka akan menandatangani perjanjian perdagangan bebas dan kesepakatan lainnya selama kunjungan Erdogan.


Secara terpisah, seorang pejabat Turki mengatakan Erdogan akan meminta Ukraina dan Rusia untuk menahan diri, dan Ankara ingin melanjutkan kerjasamanya dengan kedua negara.

“Pendekatan Turki tidak memihak satu pihak atau melawan satu negara dalam ketegangan. Dengan inisiatif Erdogan dan dengan beberapa pesan yang akan dia sampaikan, kami berharap ketegangan mereda," ujarnya, seperti dikutip Reuters.

Turki memiliki hubungan baik dengan Kiev dan Moskow. Ankara mengatakan akan melakukan apa yang diperlukan sebagai anggota NATO jika Rusia menyerang.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya