Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak/Net
Ada empat faktor yang jadi alasan kenapa DPP Partai Demokrat harus memilih Emil Elestianto Dardak sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur. Faktor keempat tidak dimiliki oleh calon lain.
Hal ini disampaikan Ketua Umum DPD IMM Jatim periode 2018-2021, Andreas Susanto, menanggapi rencana DPP Partai Demokrat akan memutuskan siapa Ketua DPD PD Jatim terpilih dalam minggu ini.
“Empat faktor kenapa DPP PD harus memilih Emil. Di antara faktor yang saya sebut, faktor keempat yang tidak dimiliki oleh calon lain,†kata Andreas di Surabaya, Senin (31/1).
Pertama, Emil Dardak memiliki latar belakang akademik yang mumpuni, lulusan sebuah perguruan tinggi luar negeri, yakni Oxford. Tentu keilmuannya tidak diragukan lagi.
“Ke depan DPD Demokrat Jatim membutuhkan ini, yang akademiknya sama dengan sebelumnya. Soal ini Emil tidak diragukan lagi, semua sudah tahu di mana belajar selama ini,†ucapnya, dikutip
Kantor Berita RMOLJatim, Kamis (3/2).
Faktor kedua, memiliki citra yang baik di mata masyarakat Jawa Timur. Sehingga nantinya memiliki harapan mampu untuk mengangkat elektabilitas Demokrat di Jawa Timur.
“Selain mesin politik, citra dari sosok pemimpin menjadi penentu utama dalam mendulang suara. Posisinya sebagai Wagub tentu sangat menguntungkan, yang ini tidak dimiliki calon lainnnya,†jelas Andreas.
Ketiga, memiliki koneksi yang baik dengan DPP Partai Demokrat, karena hari ini kebijakan Parpol tersentral di Pusat. Selama Emil memimpin Demokrat Jatim, otomatis yang menggerakan mesin organisasi adalah ketua. Secara otomatis koneksitas lebih intens dengan DPP.
“Di Pusat yang diketahui pasti ketua, sebab kebijakan apapun ada pada ketua,†ujarnya.
Dan terakhir, faktor dikenal masyarakat. Ini memiliki faktor penentu bagi DPP Demokrat kenapa harus memilih Emil. Masyarakat Jatim sudah tahu siapa Emil, mulai dari Pacitan, Banyuwangi, Tuban, sampai Sumenep.
Dengan posisi sebagai Wakil Gubernur akan mudah bagi Emil untuk bisa dikenal masyarakat.
“Jika dia memimpin Demokrat Jatim maka sangat mudah dalam bersosialisasi ke masyarakat tidak mulai dari nol lagi,†terang Andreas.
Faktor keempat ini, menurut Andreas tidak dimiliki calon lain. DPP Partai Demokrat tidak akan ‘berjudi’ untuk memilih calon yang tidak dikenal masyarakat.
“Saya yakin DPP Partai Demokrat akan mempertimbangkan faktor-faktor ini. Demokrat sangat membutuhkan sosok Emil, yang akan dapat mudah dikenal masyarakat. Dan pada gilirannya Partai akan terdongrak,†tutupnya.