Berita

Aktivis kemanusiaan, Natalius Pigai/Net

Politik

Kesaksian Natalius Pigai, Muhaimin Iskandar Tempatkan Gus Dur di Atas Segalanya

KAMIS, 03 FEBRUARI 2022 | 04:50 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pandangan tentang kalangan Gusdurian yang tidak bisa lupa dengan tindakan Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengambil alih PKB dari Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dianggap tidak benar.

Aktivis kemanusiaan asal Papua, Natalius Pigai mengatakan, orang yang menilai Cak Imin sedang bersitegang dengan PBNU karena telah mengkudeta Gus Dur sangat tidak paham dengan perangai politik Cak Imin.

Kata Pigai, selama ini Muhaimin selalu menjaga marwah NU di PKB.  Apalagi semua orang telah menempatkan Gus Dur di atas segalanya.


Mantan Komisioner Komnasham itu mengaku, dirinyaa menjadi saksi kiprah Muhaimin di PKB karena pernah menjadi Calon legislatif dari PKB.

"Muhaimim jaga marwah NU di PKB. Siapa saja bisa jadi Ketua Umum termasuk Mba Yenny. Semua orang menempatkan Gus Dur di atas segalanya. Baik Imin (Muhaimin), PKB, NU dan juga kami yang bukan warga NU," demikian kata Pigai, Rabu (2/2).

Setelah Yahya Cholil Staquf menjabat Ketua Umum PBNU, Cak Imin dan kader PKB nampak tidak dapat ruang di kepengurusan. Bukan hanya itu, secara politik ruang Cak Imin nampak dibatasi oleh rezim Gus Yahya.

Hal itu ditengarai karena Cak Imin telah mengkudeta Gus Dur dari PKB.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya