Berita

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Arteria Dahlan/Net

Politik

Beathor Suryadi: Arteria Dahlan Lagi Tugas Kontrol Mitra Kerja, Beda dengan Edy Mulyadi

RABU, 02 FEBRUARI 2022 | 20:03 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kesan perbedaan penanganan hukum antara Edy Mulyadi dan Arteria Dahlan dalam kasus dugaan ujaran kebencian dinilai wajar.

Sebab, apa yang disampaikan keduanya memang berada dalam kondisi yang berbeda.

"Ada yang tanya kenapa Arteria Dahlan beda dengan Edy Mulyadi yang ditahan polisi. Saya jawab begini, DPR punya Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD)," kata penasihat Repdem, Beathor Suryadi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/2).


Dugaan ujaran kebencian bernada SARA Edy Mulyadi dilakukan di ruang terbuka. Sedangkan apa yang disampaikan Arteria Dahlan mengenai Kajati berbahasa sunda disampaikan dalam forum rapat dengar pendapat (RDP) DPR RI.

Belum lagi status Arteria Dahlan sebagai anggota Komisi III DPR RI. Sebagai wakil rakyat, Arteria Dahlan harus melalui pemeriksaan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

"Jika terbukti kena delik pidana (dalam pemeriksaan MKD), maka setelah itu diserahkan ke polisi," jelasnya.

Selain itu, apa yang disampaikan Arteria Dahlan dilakukan di ruang debat RDP. Dalam artian, politisi PDI Perjuangan itu sedang melakukan tugas kontrol terhadap mitra kerja, yakni Kejaksaan Tinggi.

"Jika di ruang RDP kena delik (pidana), maka hilanglah pula ruang demokrasi. Bisa bubar ini parlemen. Oleh karenanya, kecerdasan MKD diuji dalam kasus ini," tutup politisi senior PDIP ini.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya