Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly/Net
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly/Net
Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna Laoly mengatakan, perjanjian tersebut penting dalam proses penegakan hukum, khususnya terkait pengejaran pelaku tindak pidana antarnegara.
“Perlu dipahami bahwa selama ini, upaya memulangkan pelaku tindak pidana yang melarikan diri ke Singapura maupun transit di Singapura, kandas karena tidak adanya perjanjian bilateral,†kata Yasonna dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/1).
Populer
Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42
Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30
Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02
Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14
Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25
UPDATE
Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18
Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54
Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45
Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42
Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42
Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29
Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19
Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50
Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46
Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46