Berita

Qatar Airways/Net

Dunia

Sepakat dengan Taliban, Qatar Lanjutkan Evakuasi dari Afghanistan

SELASA, 01 FEBRUARI 2022 | 19:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Qatar dan Taliban telah mencapai kesepakatan untuk melanjutkan proses evakuasi menggunakan pesawat charter dari Bandara Kabul, Afghanistan.

Hal itu diungkap oleh Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani ketika melakukan wawancara dengan Axios pada Selasa (1/2).

Dari laporannya, Axios menyebut kesepakatan tersebut untuk dua penerbangan per minggu oleh pesawat charter dari Qatar Airways.


Dengan kesepakatan tersebut, Amerika Serikat (AS) dan negara-negara lain dapat mengevakuasi ribuan warga negara mereka dan warga Afghanistan yang rentan.

Mengutip sumber senior, Qatar Airways telah kembali mengoperasikan penerbangan evakuasi penumpang dari Afghanistan, setelah dihentikan selama dua bulan, pada 27 Januari.

Qatar menghentikan operasi penerbangan evakuasi pada awal Desember di tengah perselisihan dengan Taliban mengenai penumpang yang diizinkan untuk mengambil penerbangan.

Pembicaraan sedang berlangsung untuk memungkinkan satu penerbangan per minggu dioperasikan oleh Ariana Afghan Airlines.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya