Berita

Spanduk yang dipasang Masyarakat Islam Bogor (MIB)/Ist

Politik

Ingin Indonesia Bebas Korupsi, Kaum Tani dan Masyarakat Desak Firli Maju Pilpres 2024

SELASA, 01 FEBRUARI 2022 | 12:13 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Masyarakat bawah dan kaum petani mulai sadar bahwa saat ini diperlukan pemimpin yang mumpuni, berintegritas dan galak terhadap perilaku korupsi.

Hal tersebut tercermin saat masyarakat Bogor memasang sejumlah spanduk yang meminta agar Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri maju dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Spanduk tersebut mengatasnamakan Masyarakat Islam Bogor (MIB).

“Indonesia bersih dan transparan tanpa korupsi, Indonesia bersih dan nyaman kalau presidennya Bpk. Firli Bahuri,” demikian tulisan salah satu spanduk yang terpasang di Kawasan Baranangsiang, Kota Bogor, Selasa (1/2).


Sementara di lokasi lain, tepatnya di keluarahan Katulampa, Bogor Timur juga terpampang spanduk dengan narasi “Presiden Indonesia yang diharapkan masyarakat itu pasti Harus berani memberantas korupsi seperti Bpk. Firli Bahuri”.

Salah satu warga Bogor, Jawa Barat Hidayat mengaku sangat mengenal Firli ketika kerap muncul di layar kaca televisi saat mengumumkan pelaku korupsi.  

“Sering melihat di TV (televisi-net) kalau ada penangkapan korupsi, beliau ketuanya KPK kan,” terangnya. 

Sementara itu, Isa Ansori yang mengaku sebagai relawan Masyarakat Islam Bogor (MIB) mengatakan bahwa dirinya sengaja memasang spanduk tersebut untuk menyampaikan aspirasi mengenai sosok yang menurutnya tepat memimpin Indonesia yang masih terus dihadapkan pada masalah korupsi.

“Selama ini korupsi masih menjadi masalah serius di negeri ini, saya melihat ketua KPK sekarang Pak Firli Bahuri memiliki komitmen yang kuat dalam memberantas korupsi dan mewujudkan pemerintahan yang bersih. Bayangkan beliau difitnah dan dituding akan membuat KPK menjadi lemah, kenyataanya bisa kita lihat sekarang korupsi tetap dibabat habis,” katanya penuh semangat.

Terkait dengan aksi pemasangan spanduk, Isa mengaku hal tersebut merupakan inisiatif dirinya bersama relawan yang lain agar masyarakat tahu dan melek politik termasuk agenda pilpres 2024 mendatang.

“Ya masyarakat harus tahu ada figur lain yang menurut kami beliau (Firli Bahuri-red) sangat tepat. Kan semua juga punya hak. Kenapa harus ketua partai atau elit politik saja yang balihonya banyak dipasang sana-sini. Ini murni kita gerak sendiri atas kesadaran sendiri mendesak Pak Firli maju di Pilpres 2024,” tegas Isa.

Terpisah, Paguyuban petani jagung di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) juga mengharapkan hal yang sama. Mereka menganggap saat ini Indonesia meskipun telah 76 tahun merdeka, namun persoalan korupsi masih saja terjadi.

Ketua paguyuban, Nushasyim mengatakan, saat ini sosok pemimpin yang memiliki komitmen kuat mewujudkan Indonesia bersih bebas korupsi demi cita mensejahterakan masyarakatnya sangatlah dibutuhkan.

“Kami menilai Bapak Firli Bahuri adalah sosok yang tepat untuk membawa masyarakat Indonesia dan kami dari para petani menjadi makmur dan sejahtera,” ungkap Nurhasyim.

Menurut Nurhasyim, selama memimpin KPK, ditengah segala dinamika dan serangan dari berbagai pihak, Firli tetap berdiri menegakan hukum dan memberantas korupsi tanpa pandang bulu.

“Kami sebagai masyarakat bawah dari unsur petani jagung Bima, dengan ini mendesak Bapak Firli Bahuri maju di Pilpres 2024, sekaligus sebagai aspirasi kami kepada pimpinan partai politik, agar benar-benar memperhatikan dan pertimbangkan ini demi Indonesia yang lebih baik, bersih bebas dari korupsi sehingga kesejahteraan masyarakat, khususnya kami sebagai petani dapat terwujud,” harap hasyim.



Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya