Berita

Rudal supersonik BrahMos/Net

Dunia

Filipina Teken Pembelian Rudal Supersonik BrahMos untuk Lindungi Laut China Selatan

MINGGU, 30 JANUARI 2022 | 09:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Filipina telah menandatangani kesepakatan pembelian sistem rudal anti-kapal berbasis pantai, BrahMos, dengan India senilai 18,9 miliar peso atau setara dengan Rp 5,3 triliun.

Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Pertahanan Filipina Delfin Lorenzana dan Direktur Jenderal BrahMos Atul Dinkar Rane dalam sebuah upacara yang digelar secara hybrid pada Jumat (28/1).

Lorenzana menyebut sistem pertahanan tersebut digunakan untuk mempertahankan kedaulatan negara, terutama di Laut China Selatan yang disengketakan.


"Sebagai rudal jelajah supersonik tercepat di dunia, rudal BrahMos akan memberikan pencegahan terhadap segala upaya untuk merusak kedaulatan dan hak berdaulat kami, terutama di Laut Filipina Barat," kata Lorenzana, merujuk pada Laut China Selatan.

"Daya tembak rudal akan memberikan kemampuan serangan balik di dalam zona ekonomi eksklusif Filipina,” tambahnya, seperti dikutip Associated Press.

Pengadaan rudal BrahMos dilakukan di tengah kendala keuangan yang dihadapi Filipina karena pandemi Covid-19.

Departemen Pertahanan menuturkan, sistem senjata terdiri dari tiga baterai rudal, peluncur berbasis darat bergerak, pelatihan untuk operator dan unit pemeliharaan dan dukungan logistik.

Rudal-rudal itu dapat melakukan perjalanan hingga tiga kali kecepatan suara, sehingga sulit untuk dicegah. Nantinya rudal-rudal itu akan digunakan oleh unit-unit pertahanan pantai marinir Filipina.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya