Berita

Pemimpin junta Myanmar, Min Aung Hlaing/Net

Dunia

Menlu ASEAN Gelar Pertemuan pada Pertengahan Februari, Dihadiri Junta Myanmar?

MINGGU, 30 JANUARI 2022 | 07:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

ASEAN akan menggelar pertemuan para menteri luar negeri untuk membahas bantuan kemanusiaan bagi Myanmar.

Menurut Menteri Luar Negeri Kamboja sekaligus utusan khusus ASEAN, Prak Sokhonn, pertemuan telah dijadwalkan pada 16-17 Februari.

"Prioritasnya adalah untuk mengimplementasikan lima poin konsensus yang disepakati dengan suara bulat dan dibahas selama pertemuan menlu ASEAN mendatang," ujarnya pada Sabtu (29/1), seperti dikutip Reuters.


Pada awalnya, pertemuan menlu ASEAN direncanakan digelar pada bulan Januari, namun ditunda karena perbedaan pendapat terkait keikutsertaan junta.

Krisis Myanmar terjadi sejak kudeta militer terhadap pemerintahan terpilih yang dipimpin Aung San Suu Kyi pada 1 Februari tahun lalu.

Suara ASEAN dinilai terpecah ketika menanggapi krisis Myanmar, khususnys terkait keterlibatan junta militer negara tersebut dalam pertemuan.

Pada April tahun lalu, para pemimpin ASEAN menyepakati lima poin konsensus untuk mengatasi krisis di Myanmar. Namun hingga saat ini belum ada kemajuan signifikan dari pelaksanaannya.

Sejumlah negara ASEAN, seperti Indonesia, Malaysia, dan Singapura, sepakat bahwa tanpa implementasi lima poin konsensus, junta tidak diperkenankan mengikuti pertemuan ASEAN.

Kunjungan Perdana Menteri Kamboja Hun Sen ke Myanmar pada awal bulan ini juga mengundang kontroversi lantaran bertemu dengan junta, dan tidak bertemu pihak pemerintahan sipil.

Hun Sen juga mengaku telah mengundang pemimpin junta, Min Aung Hlaing, untuk ikut serta dalam pertemuan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya