Berita

Manajemen dentsu Indonesia./Dok

Bisnis

Luncurkan Marketplace Metaverse Pertama, Dentsu Ingin Capai Level Baru di 2022

JUMAT, 28 JANUARI 2022 | 13:25 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Ekonomi digital Indonesia diprediksi tumbuh hingga delapan kali lipat pada 2030. Kapitalisasinya bakal melonjak dari Rp632 triliun menjadi Rp4.531 triliun. Menurut Bank dunia, Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan tercepat dan pasar ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.

Tantangannya, Indonesia masih kekurangan jutaan talenta digital untuk memenuhi aspirasi Indonesia menjadi negara ekonomi digital.

Menyikapi pertumbuhan eksponensial ekonomi digital di Indonesia, serta fokus pemerintah pada pembangunan ekonomi berkelanjutan yang inklusif, dentsu Indonesia mengungkapkan komitmennya untuk Scaling New Heights (meningkatkan skala baru) pada tahun 2022.


Dentsu Indonesia, salah satu jaringan agensi terintegrasi terbesar merasa punya tanggung jawab untuk memainkan perannya dalam mencapai tujuan bangsa terutama ekonomi digital dan Environment, Sustainability, and Governance (ESG) dengan cara menjadi A Force for Growth and Good.

“Kami memiliki fondasi dan kesadaran digital yang kuat yang akan terus kami perkuat sehingga dapat meningkatkan dan membantu Indonesia mencapai level baru,” kata Prakash Kamdar, CEO of dentsu Indonesia dan Singapura, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/1).

Ditambahkannya, dentsu akan terus meningkatkan kapabilitas kreatif, media, dan customer experience management (CXM) dan meluncurkan solusi inovatif baik untuk incumbent maupun start-up, dengan semangat 'Gotong Royong'.

Ditambahkan CEO, Creative dentsu Indonesia, Wisnu Satya Putra, pihaknya terus-menerus mencari cara untuk berinovasi, dan memastikan kemampuan kreatif dan pengalaman dentsu future-proofed terhadap tren yang akan datang.

Salah satu inovasi itu, adalah meluncurkan marketplace metaverse (ruang digital yang menawarkan banyak aktivitas mirip pengalaman di dunia nyata) dengan nama Bitaverse. Bitaverse menjadi mixed reality marketplace pertama di Indonesia, di mana sebuah merek dapat memiliki, membangun, dan menjual barang dagangan virtual bersama dengan produk nyata mereka.

Dikatakan CEO, CXM dentsu Indonesia, Arshad Rahman, konsumen digital saat ini semakin tidak toleran dalam hal menerima pesan dan konten yang tidak relevan, mereka berharap brand bisa jadi lebih personal.

Dengan peluncuran layanan-layanan CXM yang berkolaborasi dengan unit media dan unit kreatif, kami memberdayakan klien dalam memberikan pengalaman yang dipersonalisasi dalam skala besar, melalui inisiatif transformasi data dan digital,” ujar dia.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya