Berita

China Unicom/Net

Dunia

Takut Dispionase, AS Cabut Izin China Unicom

JUMAT, 28 JANUARI 2022 | 12:12 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Otoritas Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk melarang raksasa telekomunikasi China, China Unicom, karena khawatir dengan kemungkinan spionase.

Komisi Komunikasi Federal (FCC) AS mengatakan telah memberikan suara bulat untuk mencabut otorisasi bagi unit perusahaan tersebut untuk beroperasi di AS.

Seperti dikutip BBC, perusahaan harus berhenti menyediakan layanan telekomunikasi di Amerika dalam waktu 60 hari.


Pengumuman itu muncul setelah saingannya yang lebih besar, China Telecom, lisensinya untuk beroperasi di AS dicabut pada Oktober tahun lalu.

"Ada banyak bukti, dan dengan itu, kekhawatiran yang berkembang bahwa operator milik negara China menimbulkan ancaman nyata bagi keamanan jaringan telekomunikasi kami," kata Ketua FCC Jessica Rosenworcel.

Dalam sebuah pernyataan yang dikirim melalui email ke BBC, China Unicom mengatakan unit Amerika-nya memiliki catatan yang baik dalam mematuhi UU dan peraturan AS yang relevan.

"China Unicom (Hong Kong) Limited akan mengikuti perkembangan situasi," tambah perusahaan.

Perusahaan teknologi dan telekomunikasi China telah menjadi sasaran otoritas AS atas masalah keamanan nasional dalam beberapa tahun terakhir.

Pada November, Presiden Joe Biden menandatangani UU yang menghentikan perusahaan yang dinilai sebagai ancaman keamanan nasional.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya