Berita

Presiden AS Joe Biden/Net

Dunia

Mantan Dubes AS: Jika Mencintai Amerika, Joe Biden Harusnya Mundur

JUMAT, 28 JANUARI 2022 | 10:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Meningkatnya ketegangan di perbatasan Rusia dan Ukraina dinilai telah menambah kebobrokan kebijakan luar negeri Amerika Serikat (AS), di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden.

Mantan Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) era Donald Trump, Nikki Haley berpendapat, penanganan kebijakan luar negeri Biden, khususnya yang terkait dengan Rusia, sangat berbahaya.

Untuk itu, pendukung Trump itu menyarankan agar Biden dan wakilnya, Kamala Harris mengundurkan diri.


"Sejujurnya, demi kebaikan negara kita, jika Biden mencintai negara kita, dia akan mundur dan membawa Kamala bersamanya. Karena situasi kebijakan luar negeri saat ini sangat berbahaya," kata Haley dalam sebuah wawancara pada Kamis (27/1).

Haley mengatakan, kebijakan luar negeri Biden telah melemahkan AS, dan sangat berbahaya karena menciptakan dunia yang tidak aman.

"Ketika Anda tidak memiliki Amerika yang kuat, Anda tidak akan memiliki dunia yang aman," ucapnya.

Selain ketegangan antara Rusia dan Ukraina, Haley juga menjabarkan sejumlah "kegagalan kebijakan luar negeri" Biden, seperti Afghanistan, Taiwan, dan Olimpiade Beijing.

"Lihat situasinya. Kami berada dalam situasi berbahaya. Dia (Biden) menghancurkan Afghanistan. Dia menempatkan kami dalam situasi dengan Rusia. Dia tidak punya rencana untuk Taiwan, dan mengirim atlet kami ke Beijing untuk Olimpiade... Secara harfiah, dia telah gagal di setiap level," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya