Berita

Pertemuan tingkat tinggi India dan lima negara Asia Tengah/Net

Dunia

Gandeng Lima Negara Asia Tengah, India Bentuk Unit Khusus Tangani Krisis Afghanistan

JUMAT, 28 JANUARI 2022 | 09:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Negara-negara Asia Tengah, bersama dengan India, sepakat untuk membentuk Kelompok Kerja Bersama yang bertugas mengatasi krisis di Afghanistan.

Pembentukan unit khusus itu diumumkan dalam pernyataan bersama setelah KTT India-Asia Tengah pertama pada Kamis (27/1), yang digelar secara virtual.

Pertemuan tersebut diselenggarakan oleh Perdana Menteri India Narenda Modi, dihadiri oleh Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev, Presiden Uzbekistan Shavlat Mirziyoyev, Presiden Tajikistan Emomali Rahmon, Presiden Turkmenistan Gurbanguly Berdimuhamedow, dan Presiden Kirgistan Sadyr Japarov.


Enam negara membahas sejumlah isu yang berkaitan dengan Afghanistan, termasuk pembentukan pemerintahan yang representatif dan inklusif, memerangi terorisme dan perdagangan narkoba, peran sentral PBB, bantuan kemanusiaan, hingga jaminan hak-hak perempuan dan minoritas.

Para pemimpin juga membahas situasi saat ini di Afghanistan dan dampaknya terhadap keamanan dan stabilitas kawasan, seperti diberitakan Anadolu Agency.

Mereka menegaskan kembali dukungan untuk Afghanistan yang damai, aman dan stabil sambil menekankan penghormatan terhadap kedaulatan, persatuan dan integritas teritorial dan tidak campur tangan dalam urusan internalnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya