Berita

India merupakan salah satu negara yang bergegas membantu Tonga bangkit pasca tsunami/Net

Dunia

Bantu Tonga Bangkit Pasca Tsunami, India Siapkan 200 Ribu Dolar AS

JUMAT, 28 JANUARI 2022 | 01:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tonga tengah berbenah untuk bangkit pasca ditimpa bencana alam, yakni letusan gunung berapi bawah laut yang memicu tsunami pada 15 Januari lalu.

Di tengah upaya tersebut, sejumlah negara ikut mengulurkan tangan untuk membantu Tonga bangkit, salah satunya adalah India.

Negeri Bollywood memberikan bantuan bantuan cepat sebesar 200 ribu dolar AS untuk mendukung pekerjaan bantuan, rehabilitasi dan rekonstruksi di Tonga, yang terletak di Samudra Pasifik Selatan.


Bantuan itu diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri India melalui sebuah pernyataan pada pekan ini.

"Sebagai teman dekat dan mitra di bawah Forum Kerjasama Kepulauan India-Pasifik (FIPIC) dan sebagai tanda solidaritas dengan orang-orang yang ramah di Tonga, Pemerintah India memberikan bantuan bantuan segera sebesar 200 ribu dolar AS untuk mendukung upaya pemulihan, rehabilitasi dan rekonstruksi di Kerajaan Tonga," begitu bunyi pernyataan tersebut.

Ini bukan kali pertama India bergerak cepat membantu Tonga. Sebelumnya, negara itu juga pernah membantu Tonga selama krisis yang disebabkan oleh bencana alam, seperti pada tahun 2018 setelah Tonga dihantam Topan Gita.

"Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana merupakan pilar penting dari Inisiatif Samudera Indo-Pasifik (IPOI) India yang diumumkan oleh Perdana Menteri Narendra Modi pada November 2019," sambung pernyataan yang sama seperti dimuat India Narrative.

Selain India, Australia, Selandia Baru dan Jepang juga bergegas memberikan bantuan ke Tonga.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya