Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Mahasiswa Australia Temukan Objek Misterius di Galaksi Bima Sakti

KAMIS, 27 JANUARI 2022 | 13:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah objek misterius yang belum pernah terlihat sebelumnya telah ditemukan di Galaksi Bima Sakti.

Objek itu pertama kali ditemukan oleh seorang mahasiswa di Curtin University Honors Tyrone O'Doherty di wilayah pedalaman Australia Barat, Murchison Widefield Array.

Menggunakan teleskop dan teknik baru yang ia kembangkan, O'Doherty menemukan objek tersebut ketika mengamati ledakan besar energi di ruang angkasa.


Objek seperti itu memang kerap ditemukan. Namun para peneliti menyebut objek kali ini berbeda karena energi menyala selama satu menit penuh setiap 18 menit.

O'Doherty yang merupakan bagian dari tim yang dipimpin oleh astrofisikawan dari Pusat Internasional untuk Penelitian Radio Astronomi (ICRAR), Dr Natasha Hurley-Walker kemudian mempelajari objek tersebut.

"(Objek itu) muncul dan menghilang selama beberapa jam selama pengamatan kami. Itu benar-benar tidak terduga, agak menakutkan bagi seorang astronom karena tidak ada sesuatu di langit yang bisa melakukan itu," kata Hurley-Walker, seperti dikutip BBC.

ICRAR menjelaskan, setelah menelusuri kembali data selama bertahun-tahun, tim dapat menetapkan bahwa objek tersebut berjarak sekitar 4.000 tahun cahaya dari Bumi, sangat terang dan memiliki medan magnet yang sangat kuat.

Teori seputar objek yang mungkin termasuk bintang neutron. Namun, banyak dari penemuan itu tetap menjadi misteri.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya