Berita

Istri calon presiden oposisi utama, Yoon Suk-yeol yang bernama Kim Keon-hee/Net

Dunia

Istri Capres Oposisi Korsel Terbukti Pernah Palsukan Resume untuk Melamar Kerja

RABU, 26 JANUARI 2022 | 00:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemilu Korea Selatan diwarnai skandal yang menyeret istri calon presiden oposisi utama, Yoon Suk-yeol yang bernama Kim Keon-hee. Kementerian Pendidikan Korea Selatan pada Selasa (29/1) memastikan bahwa Kim pernah menyerahkan catatan palsu tentang latar belakang akademis dan kariernya pada lamaran pekerjaan yang dikirim ke universitas lokal pada tahun 2014 lalu.

Keterangan ini disampaikan kepada publik setelah penyelidikan dilakukan kepada Kim. Penyelidikan ini pertama kali diluncurkan oleh pihak kementerian ke universitas pada bulan November lalu, untuk melihat keadaan seputar perekrutannya sebagai asisten profesor, perolehan gelar dari Sekolah Pascasarjana Desain Techno universitas dan akuisisi saham universitas di Deutsch Motors Inc., yang merupakan sebuah dealer mobil BMW lokal yang dicurigai memiliki hubungan dengan Kim.

Hasil penyelidikan menemukan, Kim terbukti telah melebih-lebihkan kredensialnya di beberapa resume, termasuk satu di antaranya untuk melamar pekerjaan mengajar di Universitas Kookmin, yang akhirnya dia dapatkan.


Dalam mengumumkan hasil penyelidikan, pihak kementerian mengatakan bahwa universitas gagal melihat kesalahan pada aplikasi Kim, seperti gelar master yang dia peroleh dari universitas yang berbeda dan gelar mengajar yang dia pegang di institusi lain.

Selain itu, pihak kementerian juga mengungkapkan ketidakberesan dalam evaluasi universitas terhadap tesis doktoralnya. Evaluasi itu seharusnya dilakukan oleh setidaknya seorang asisten profesor tetapi malah dilakukan oleh instruktur tingkat rendah.

Oleh karena itu, seperti dikabarkan Yonhap, kementerian menuntut universitas memverifikasi latar belakang akademik dan karir Kim sebagaimana dinyatakan dalam resumenya dan mengambil tindakan yang diperlukan sejalan dengan peraturan perekrutannya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya