Berita

PPI menggelar aksi di depan kantor Gubernur Sumsel mendesak disediakan vaksin halal/Net

Nusantara

Geruduk Kantor Gubernur Sumsel, PPI Minta Pemprov Sediakan Vaksin Halal

SELASA, 25 JANUARI 2022 | 20:01 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Persaudaraan Pemuda Islam (PPI) dan Forum Relawan Demokrasi Provinsi Sumatera Selatan menggelar aksi damai di Kantor Gubernur Sumatera Selatan, menyuarakan kepada Pemprov Sumsel untuk menyediakan vaksin halal bagi umat Islam di Sumatera Selatan.

Selain itu mereka juga meminta Pemprov Sumsel menyampaikan aspirasi masyarakat Sumsel untuk disediakan vaksin halal bagi umat Islam di Provinsi Sumatera Selatan dalam program vaksinasi lanjutan (Booster).

"Negara Rebuplik Indonesia dengan jumlah penduduk 80% mayoritas masyarakatnya muslim, apakah negara Indonesia menyediakan vaksin halal untuk umat muslim yang ada di Indonesia," kata Koordinator Aksi, Rinaldi Davinci di depan kantor Gubernur Sumsel, Selasa (25/1).


Sebagaimana yang tercantum dalam Surat Edaran Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, bahwa vaksin booster yang digunakan adalah Astrazeneca, Moderna, Pfizer dan tidak satupun telah mendapatkan fatwa MUI.

"Padahal saat ini sudah ada vaksin yang mendapatkan fatwa halal dari MUI. Sehingga pemerintah wajib mengutamakan penggunaan vaksin halal, dan kewajiban serta tanggungjawab itu sudah tercantum dalam UU Jaminan Produk Halal," tegasnya.

Kordinator Lapangan, Fini Aria Ismail menambahkan aksi damai di kantor Gubernur Sumsel ini tidak hanya dalam bentuk orasi, tetapi juga massa aksi melakukan penggalangan tanda tangan sebagai bentuk dukungan. Aksi damai ini disambut oleh Asisten 1 Pemprov Sumsel, Rosidin.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya