Berita

Bupati Jember, Hendy Siswanto, usai meninjau pembangunan jalan proyek Multiyears Ambulu-Blater, Tempurejo/RMOLJatim

Nusantara

Penuhi Janji Politiknya, Bupati Jember Mulai Perbaiki Warisan Jalan Rusak Hampir 1.000 Km

SELASA, 25 JANUARI 2022 | 08:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bupati Jember, Hendy Siswanto, mulai merealisasikan salah satu janji politiknya pada masa kampanye lalu. Yaitu melakukan perbaikan total hampir 1.000 kilometer jalan rusak, yang lebih dikenal dengan istilah jeglungan sewu.

Perbaikan dan peningkatan jalan dimulai jalan Ambulu-Pontang-Andongsari-Kotta Blater Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Senin siang (24/1). Selain itu, Hendy juga melakukan perbaikan di 3 jembatan, salah satunya 2 kali diterjang banjir.

Program pembangunan tersebut dianggarkan melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Jaya air (PUBM dan SDA) dalam Program anggaran Multiyears APBD 2021-2022.


"Hari ini (Senin, 24/1) baru dikerjakan pekerjaan multiyears ini. Ini mengawali, karena pekerjaan ini membutuhkan waktu perencanaan," ucap Hendy dikutip Kantor Berita RMOLJatim, saat meninjau pembangunan jalan Ambulu-Pontang.

"Didesain, disesuaikan dengan perencanaan, setelah desainnya selesai baru ditenderkan. Setelah ditenderkan selesai baru pekerjaan hari ini dimulai," sambungnya.

Dalam waktu tidak lama lagi ruas jalan dari Ambulu, Kecamatan Ambulu, hingga Kotta Blater, Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo, yang rusak parah bertahun-tahun, segera kemnali mulus. Dengan demikian masyarakat yang melintas di jalan tersebut bisa merasa nyaman dan aman.

Apalagi jalan tersebut adalah akses ekonomi, pendidikan, dan pariwisata. Seperti Padang golf Gantangan juga wisata hutan dan bahari di Kecamatan Tempurejo.

"Saya menerima warisannya sudah begini, hancur kabeh (sudah rusak semua). Ini baru diperbaiki," katanya.

Dijelaskan Bupati, ada pekerjaan yang dilakukan pada 2021, seperti pekerjaan tahun berjalan, pekerjaan sederhana (tambal sulam), kalau ini (jalan ambulu - tempurejo) hancur lebur, tidak bisa dikerjakan secara sederhana.

Ia berharap dan meminta tolong kepada masyarakat untuk turut serta menjaga jalan tetap awet. Caranya dengan memahami kelas jalan yang dilewati.

"Ini jalan kelas 3, tonase maksimal 8-10 ton. Jadi tonase truk maksimal yang lewat jalan tersebut, maksimal 10 ton," jelasnya.

"Tidak ada larangan truk lewat di sini, hanya saja beban dikurangi, sehingga berat total tidak melebihi 10 ton. Kalau lebih dari itu, tentu rusak kabeh mas, pas pemborongnya disalahkan," imbuhnya.

Ditambahkan Hendy, total proyek adalah 30 paket dengan rencana panjang jalan 922.899 km dan nilai total pagu awal sebesar Rp 632.708.572.401. Sedangkan nilai total kontrak hasil tender menjadi Rp 560.454.527.000.

Sedangkan untuk jembatan sebanyak 3 paket pekerjaan jembatan dengan nilai awal total pagu sebesar Rp 7.983.110.000 dan nilai total kontrak hasil tendernya menjadi Rp 6.749.696.000.

"Sehingga ada efisiensi nilai sebesar Rp 73.487.459.401," jelas dia.

Ketiga jembatan yang dibangun tahun ini berada di Desa Klungkung Kecamatan Sukorambi, Desa Gugut Kecamatan Rambipuji, serta jembatan sekitar Batalyon Infanteri Raider 515/Ugra Tapa Yudha Tanggul Jember.

Sesuai kontrak yang ditandatangani, pekerjaan harus sudah terselesaikan pada Juni 2022. Namun diharapkan dapat dilakukan akselerasi pekerjaan di lapangan agar dapat selesai pada April 2022.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya