Berita

Tangkapan layar situasi kerangkeng berisi manusia di rumah Bupati Langkat/Repro

Presisi

Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat Dipastikan Tak Berizin

SENIN, 24 JANUARI 2022 | 15:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Temuan kerangkeng berisi manusia di rumah pribadi Bupati Langkat, Terbit Rencana Peranginangin, yang disebut-sebut sebagai tempat rehabilitasi bagi pecandu narkoba dibenarkan oleh Kapolda Sumatera Utara, Irjen Panca Putra Simanjuntak.

Namun, Kapolda juga memastikan kalau rehabilitasi para pencandu narkoba di rumah Bupati Langkat tersebut tak mengantongi izin.

Kapolda Sumut mengaku melihat langsung kerangkeng tersebut saat turun ke rumah pribadi Terbit di Langkat dalam rangka membantu kerja tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sedang melakukan penggeledahan terkait operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sang bupati.


"Saya langsung melakukan pendalaman bagaimana pengobatannya. Ternyata masalah kesehatan orang yang direhabilitasi sudah bekerjasama dengan puskesmas setempat dan dinas kesehatan kabupaten," jelasnya kepada wartawan, Senin (24/1).

Akan tetapi, lanjut Panca, tempat rehabilitasi yang diinisiasi secara pribadi oleh Terbit Rencana Peranginangin tersebut ternyata belum memiliki izin. Meski niatnya baik untuk melakukan rehabilitasi pecandu narkoba, tetap harus dilengkapi dengan izin-izin resmi.

"Itu pribadi, belum ada izin. Niatnya baik tapi harus difasilitasi untuk secara resmi melakukan kegiatan rehabilitasi tersebut," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOSumut.

Secara pribadi, Kapolda mendorong agar masyarakat dan pihak swasta memiliki inisiatif pribadi untuk membuat tempat rehabilitasi kecanduan narkoba. Karena pemerintah tidak sanggup.

"Apalagi Sumut menjadi tempat nomor 1 pecandu terbanyak. Tapi harus legal," pungkasnya.

Isu perbudakan modern mencuat menyusul temuan kerangkeng berisi manusia di rumah pribadi Bupati Langkat, Terbit Rencana Peranginangin.

Bahkan Migrant Care akan mengadukan hal tersebut ke Komnas HAM karena mereka mengindikasikan adanya perbudakan modern, di mana warga yang dikerangkeng dipekerjakan di kebun-kebun milik sang bupati.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya