Berita

Kapolda Sumut, Irjen Panca Putra Simanjuntak/RMOLSumut

Presisi

Benarkan Ada Kerangkeng Manusia di Rumah Pribadi Bupati Langkat, Kapolda Sumut: Sudah Berlangsung 10 Tahun

SENIN, 24 JANUARI 2022 | 14:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Temuan kerangkeng berisi manusia di rumah pribadi Bupati Langkat, Terbit Rencana Peranginangin, diamini oleh Kapolda Sumatera Utara, Irjen Panca Putra Simanjuntak.

Ia mengaku melihat kerangkeng tersebut saat turun membantu tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah Terbit, menyusul operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sang bupati pekan lalu.

"Kita kemarin mem-back up kawan-kawan KPK, kita mendatangi rumah pribadi Bupati Langkat. Ada tempat menyerupai kerangkeng, berisi tiga empat orang. Langsung kita dalami," katanya kepada wartawan, Senin (24/1).


Dari hasil pendalaman, lanjut Panca, pihaknya mendapatkan informasi jika orang yang dikerangkeng tersebut merupakan orang yang sedang menjalani rehabilitasi kecanduan narkoba.

Tempat itu sendiri diinisiasi secara pribadi oleh Terbit Rencana Peranginangin, di mana orang yang menjalani rehabilitasi juga dipekerjakan di kebun miliknya.

"Dari hasil pendalaman kita, itu tempat rehabilitasi yang dibuat yang bersangkutan secara pribadi untuk merehabilitasi korban narkoba," terangnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumut.

Jenderal bintang dua yang pernah menjadi petinggi di KPK ini menambahkan, tempat rehabilitasi yang diinisiasi Terbit tersebut sudah berlangsung sekitar 10 tahun.

Orang yang sedang menjalani rehabilitasi dan dipekerjakan di kebun Terbit Rencana, menurut Kapolda, adalah orang yang kondisinya sudah mulai membaik.

"Jadi yang dilihat kemarin itu pengguna narkoba yang baru masuk dua hari sebelum OTT. Yang lainnya sedang bekerja di kebun, di ladang. Itu sudah berlangsung 10 tahun," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya