Berita

Serangan udara ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab/Net

Global

Sistem Pertahanan Udara Diaktifkan, Empat Ledakan Hebat Guncang Abu Dhabi

SENIN, 24 JANUARI 2022 | 09:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sistem pertahanan udara di ibukota Uni Emirat Arab (UEA), Abu Dhabi, kembali diaktifkan. Sedikitnya empat ledakan hebat terdengar oleh warga.

Serangan terjadi pada Senin pagi (24/1) waktu setempat. Dari rekaman di tempat kejadian, tampak sistem pertahanan udara berhasil mencegat target musuh.

Dimuat Sputnik, setidaknya salah satu target yang diserang oleh jaringan Pertahanan Udara Patriot diyakini adalah UAV yang dilengkapi dengan alat peledak improvisasi.


Otoritas kemudian menghentikan sementara layanan lalu lintas udara di daerah sekitar.

Serangan ini berselang sepekan setelah serangkaian serangan mematikan di Abu Dhabi yang menewaskan tiga orang.

Pekan lalu, Houthi dilaporkan meluncurkan serangkaian serangan bermusuhan menggunakan rudal jelajah, rudal balistik, dan pesawat tak berawak yang menargetkan fasilitas minyak UEA di dekat Pangkalan Udara Al-Dhafra.

Tidak semua roket dicegat sistem pertahanan udara.

Insiden tersebut membuat Kementerian Dalam Negeri UEA  mengumumkan larangan terbang semua drone komersial dan pesawat olahraga ringan.

Kementerian memperingatkan, mereka yang ditemukan melanggar perintah akan menghadapi hukuman, termasuk penjara hingga 3 tahun dan denda hingga 27 ribu dolar AS.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya