Berita

Desain Ibukota Negara (IKN) di Kalimantan Timur/Net

Politik

PKS: Masih Banyak Desa Tertinggal Harus Dibangun Daripada IKN

SENIN, 24 JANUARI 2022 | 00:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masih banyak hal prioritas lain yang perlu dilakukan pemerintah dibandingkan buru-buru memindahkan ibukota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Anggota Komisi V DPR RI Syahrul Aidi Maazat mengatakan, salah satu yang seharusnya segera diselesaikan pemerintah adalah pembangunan wilayah pedesaan tertinggal

Kata dia, seharusnya dana PEN atau dana APBN sebesar Rp 501 trilliun yang akan dipakai pada pembangunan ibukota negara baru, diprioritaskan untuk pembangunan wilayah desa.


Syahrul menyebutkan, berdasarkan data Indeks Desa Membangun (IDM) Kemendes tahun 2021, ada 18.284 desa dari 74.957 desa di Indonesia yang sangat memperihatinkan.

"Sekitar 20 persen desa di Indonesia masih tertinggal dan sangat tertinggal. Harusnya pemerintah memprioritaskan hal ini. Bukan malah IKN yang dipaksakan," ujar Syahrul kepada wartawan, Minggu (24/1).

Legislator PKS ini menjelaskan, saat ini alokasi dana desa sebagai cantolan anggaran pembangunan desa tidak dapat diharapkan untuk membangun infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, irigasi dan lainnya.

Dana desa menurutnya, saat ini tersedot untuk memberikan bantuan tunai kepada masyarakat sebesar 40 persen dan sisanya untuk operasional pemerintahan desa.

"Apalagi yang diharap dari dana desa untuk pembangunan? Semua sudah habis untuk operasional dan bansos. Maka, kita mengharapkan dana yang dialokasikan di PEN itu diarahkan ke pembangunan desa, bukan ke IKN," tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya