Berita

Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Teguh Santosa saat pengukuhan kepengurusan JMSI Jawa Barat periode 2020-2025/Repro

Politik

Teguh Santosa Ingatkan JMSI untuk Perangi Hoax dan Ujaran Kebencian

JUMAT, 21 JANUARI 2022 | 22:33 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Media massa di Indonesia, khususnya yang tergabung dalam Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) dituntut ikut memberantas berita hoax serta ujaran kebencian yang belakangan kian marak.

Pesan tersebut disampaikan Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa, usai mengukuhkan kepengurusan JMSI Jawa Barat periode 2020-2025 di Hotel Horison, Bandung, Jawa Barat, Jumat (21/1).

Dalam pengukuhan JMSI Jabar, Teguh mengawali sambutan dengan meluapkan perasaannya seakan kembali ke kampung halaman.


Ia pernah mengenyam pendidikan tinggi di Universitas Padjajaran. Selesai dari pendidikan di Unpad, ia melanjutkan studi di University of Hawaii at Manoa (UHM). Saat ini, wartawan senior ini kembali ke Unpad untuk menyelesaikan program doktoralnya.

Melihat kenyataan bahwa Jawa Barat merupakan salah satu provinsi dengan populasi terbesar di Indonesia, yakni sekitar 60 juta jiwa, Teguh menilai tugas Ketua JMSI Jabar beserta jajaran menjadi sungguh berat. Sebab, mereka harus mengelola perusahaan pers anggota JMSI yang profesional, sehat, memiliki kemampuan managerial.

Kemudian, Teguh juga meminta perusahaan pers yang menjadi anggota JMSI tidak hanya mengandalkan kerja sama dengan lembaga-lembaga pemerintah. Melainkan, turut membantu menumbuhkan dan mengembangkan iklim usaha yang dapat mendorong kelahiran pelaku usaha baru di Jabar.

"Saya senang saudara kita dari KADIN juga bisa hadir dalam dialog mengenai pemberantasan korupsi usai acara ini," lanjutnya seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar.

Teguh juga berpesan, tugas pengurus JMSI Jabar memastikan wartawan yang bekerja di perusahaan pers yang bergabung dengan JMSI memiliki kompetensi, niat baik, dan iktikad baik.

"Kemudian tidak terpengaruh untuk ikut menyebarluaskan ujaran kebencian, tidak terpengaruh untuk menyebarkan kabar bohong. Semua hal itu merupakan masalah besar yang kita hadapi," lanjutnya.

Pekerjaan JMSI menjadi sedikit rumit, kata Teguh, karena publik sulit untuk memisahkan dan membedakan, mana informasi yang merupakan karya pers yang dikerjakan dengan kaidah jurnalistik yang ketat dan mana informasi yang bukan karya pers.

"Karena kedua jenis informasi ini hadir dari platform yang sama, menggunakan platform yang sama," kata dia.

Selain itu, JMSI akan berupaya mencegah berita bohong dan ujaran kebencian, seperti halnya KPK melakukan pencegahan korupsi dengan memberikan titik tekan yang signifikan pada pendidikan dan literasi.

Literasi media serta kampanye anti hoax dan ujaran kebencian, menurut Teguh, tidak hanya untuk pekerja media, melainkan juga untuk masyarakat luas yang terkoneksi dengan platform digital.

"Karena informasi sudah tidak berjarak dengan kita. Informasi itu, ya di kantong kita," ucap Teguh.

Teguh berharap stake holder di Jawa Barat mempercayai JMSI Jawa Barat  yang memiliki itikad baik dalam mengawal ekosistem pers yang sehat dan profesional.

"Berkenanlah menjadi partner mereka. Tetapi jangan ragu untuk menyampaikan informasi yang barangkali tidak lengkap yang diberitakan media anggota JMSI Jabar," tutupnya.

Dalam acara tersebut, turut hadir Ketua KPK, Firli Bahuri; Wakil Ketua Dewan Pers, Hendry Ch. Bangun; Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan; Plt. Walikota Cimahi, Ngatiyana; dan beberapa tokoh daerah Provinsi Jabar.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya