Berita

Perdana Menteri Imarah Islam Afghanistan Hassan Akhund/Net

Dunia

PM Hassan Akhund: Negara Muslim Harus Jadi yang Pertama Akui Imarah Islam Afghanistan

KAMIS, 20 JANUARI 2022 | 09:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taliban mendesak negara-negara Muslim di dunia untuk mengakui pemerintahan Imarah Islam Afghanistan (IIA).

Perdana Menteri IIA Mullah Muhammad Hassan Akhund mengatakan, negara-negara Muslim harus menjadi yang pertama mengakui pemerintahan mereka.

Ia juga meminta negara-negara Muslim untuk tidak menunggu dan membiarkan Amerika Serikat (AS) menjadi yang pertama mengakui Afghanistan.


"Kurangnya pengakuan menciptakan tantangan berat dalam berbagai cara," kata Akund dalam pertemuan di Istana Presiden, Kabul pada Rabu (19/1), seperti dikutip TOLO News.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh anggota kabinet IIA dan perwakilan PBB serta perwakilan dari 20 negara asing.

Dia juga meminta masyarakat internasional untuk mengakui pemerintahan Kabul saat ini dan mendesak AS untuk melepaskan aset Bank Sentral.

"Jika proses ekonomi dilaksanakan, saya yakin Afghanistan akan ditarik keluar dari krisis saat ini," ucapnya.

Menteri Luar Negeri Amir Khan Muttaqi mengatakan, Afghanistan telah memiliki pemerintahan yang independen karena mereka belum diakui oleh negara asing mana pun.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya