Berita

Direktur Dinas Intelijen Luar Negeri Rusia Sergey Naryshkin/Net

Dunia

Kepala Intelijen Rusia Ungkap Rencana Jahat Washington dan Sekutu untuk Gagalkan Olimpiade Beijing 2022

KAMIS, 20 JANUARI 2022 | 07:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Temuan mengejutkan tentang plot jahat yang direncanakan Washington bersama sekutu Barat lainnya untuk menggagalkan dan mengganggu Olimpiade Musim Dingin 2022 di Beijing diungkap Direktur Dinas Intelijen Luar Negeri Rusia Sergey Naryshkin.

Naryshkin mengatakan kepada wartawan, bahwa agensinya menemukan plot di mana Departemen Luar Negeri AS telah  mengoordinasikan upaya multilateral untuk menodai ajang yang akan berlangsung pada bulan Februari.

“Saya harus mengatakan bahwa kami memiliki informasi yang cukup luas tentang kampanye skala besar oleh AS dan sekutunya yang paling menjijikkan untuk secara agresif dan jahat ikut campur dalam proses persiapan Olimpiade Beijing,” klaim Naryshkin, seperti dikutip dari RT, Kamis (20/1).


“Kami melihat upaya mereka untuk mendiskreditkan penyelenggara Olimpiade di Beijing. Departemen Luar Negeri AS memainkan peran terbesar di sini, mengoordinasikan semua kegiatan LSM dan media anti-China," lanjutnya.

Kepala mata-mata itu tidak memberikan perincian tentang dugaan gangguan tersebut, tetapi dia mengklaim bahwa taktik serupa juga telah digunakan untuk mengganggu Olimpiade Musim Dingin 2014, yang diselenggarakan Rusia di Sochi.

Dia melanjutkan untuk mengkritik keputusan sejumlah negara, termasuk AS untuk memboikot secara diplomatis Olimpiade, yang berarti bahwa atlet dari negara-negara itu masih akan bersaing, tetapi pejabat pemerintah tidak akan hadir.

"Gagasan boikot diplomatik terhadap Olimpiade Beijing tidak masuk akal dan sepenuhnya bertentangan dengan semangat Olimpiade dan moto Olimpiade, 'olahraga tanpa politik'," kata Naryshkin.

“Siapa saja yang menjunjung tinggi cita-cita olahraga, cita-cita kemanusiaan dan nilai-nilai universal akan mendukung olahraga tersebut," lanjutnya.

Desember lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin juga menuduh bahwa Barat bekerja untuk mendiskreditkan China sebagai tuan rumah pertandingan.

"Boikot yang dipimpin AS terhadap Olimpiade 2022 di Beijing atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia adalah upaya untuk memastikan China tidak dapat mengangkat kepalanya di atas para pesaingnya," kata Putin saat itu.

Gedung Putih mengutip dugaan adanya genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan di wilayah Xinjiang China sebagai alasan boikotnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Ruang Digital Kondusif Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi dan Politik

Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:03

Dibungkam Maung Bandung 2-1, STY Sebut Pemain Persija Belum Maksimal

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:43

Kuliah Koperasi untuk Feri Amsari

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:18

Gagasan Anti-Penjajahan Soemitro jadi Modal Bangsa Hadapi Dinamika Global

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:55

BRI Gelar Kick-Off BRIncubator 2026 Songsong Akselerasi UMKM Naik Kelas

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:33

Ziarahi Makam Bung Karno, Muzani Tegaskan Indonesia Rumah Bersama

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:12

Penentu Tingkat Kesuksesan suatu Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:43

Ikan Gabus Baik untuk Ibu Pascamelahirkan, Begini Penjelasannya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:17

Indonesia-Thailand Makin Mantap Jaga Kawasan Selat Malaka

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:58

Utang Pinjol Warga RI Naik 25,88 Persen, Tembus Rp105 Triliun Hingga Juni 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:30

Selengkapnya