Berita

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi/Net

Dunia

Menlu Retno: COVAX Memberi Manfaat Konkret Bagi Masyarakat Dunia

RABU, 19 JANUARI 2022 | 22:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak satu miliar vaksin Covid-19 telah didistribusikan ke seluruh dunia melalui mekanisme COVAX. Ini merupakan bukti nyata dari hasil kerjasama dan solidaritas dunia.

Demikian yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam konferensi pers daring untuk peluncuran Gavi COVAX AMC 2022 Investment Opportunity pada Rabu malam (19/1).

Gavi COVAX AMC 2022 Investment Opportunity diselenggarakan untuk memobilisasi pendanaan COVAX dengan mendorong investasi dari negara-negara dan lembaga donor.


Selain Retno, sejumlah narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus, Ketua Dewan Gavi Jose Manuel Barroso, Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta Fore, dan CEO CEPI Richard Hatchett.

"Pencapaian ini sangat tidak mudah, mengingat berbagai tantangan yang dihadapi COVAX dan dunia. Namun demikian, dunia patut bersyukur bahwa pada akhirnya COVAX mampu menunjukkan bahwa multilateralisme dapat bekerja dan memberikan manfaat konkret bagi masyarakat di seluruh dunia,” kata Retno.

Retno menekankan, bagi banyak negara, COVAX merupakan jalur paling dapat diandalkan untuk mendapatkan vaksin. Sehingga tanpa COVAX, akan semakin banyak negara yang tidak mampu mencapai target vaksinasi yang ditetapkan WHO.

Dengan begitu, ia melanjutkan, peran COVAX sangat penting. Terlebih dengan munculnya varian Omicron, upaya global untuk memerangi Covid-19 perlu ditingkatkan.

“Sebagai co-chair COVAX AMC EG, saya menyerukan seluruh negara dan komunitas donor untuk mendukung COVAX melalui kesempatan investasi ini. Ini bukan sekadar soal charity, melainkan sebuah kepentingan bersama untuk memastikan COVAX dapat menuntaskan misinya," terang Retno.

Retno menekankan, tahun 2020 harus menjadi tahun pemulihan. Vaksinasi sendiri merupakan langkah pertama untuk mencapai tujuan tersebut, termasuk dalam keketuaan Indonesia di G20.

“Sebagai ketua G20 tahun 2022, Indonesia akan memobilisasi kerjasama global yang lebih kuat untuk mempercepat pemulihan bagi semua, termasuk negara berkembang. Recover together, recover stronger,” demikian Retno.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya