Berita

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen/Net

Dunia

China: Cepat atau Lambat, Taiwan akan Ditinggal Sendiri oleh Negara Sekutunya

RABU, 19 JANUARI 2022 | 08:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Cepat atau lambat, Taian akan ditinggalkan sendiri, seiring dengan semakin sedikitnya sekutu diplomatinya dalam beberapa tahun terakhir.

Begitu yang dikatakan oleh wakil menteri luar negei China, Lu Yucheng dalam sebuah forum yang diselenggarakan oleh Universitas Renmim di Beijing pada Selasa (18/1).

"Ini masalah waktu sebelum sekutu diplomatik Taiwan menjadi nol," ujarnya, seperti dikutip South China Morning Post.


Terbaru pada Nikaragua mengalihkan pengakuannya dari Taipei ke Beijing menyusul sanksi AS dan Uni Eropa terhadap Presiden Nikaragua Daniel Ortega dan lebih dari 100 anggota pemerintahannya.

Pergeseran itu membuat sekutu Taiwan menjadi hanya 14 negara, dengan delapan delapan negara lainnya beralih sejak 2016 lalu. Mereka adalah  Kiribati, Kepulauan Solomon, Republik Dominika, El Salvador, Panama, Sao Tome dan Principe, Burkina Faso, dan Nikaragua.

Sementara itu, Honduras juga tampaknya akan mengambil langkah yang sama. Hal itu juga sudah ditandai dengan Presiden terpilih Honduras, Xiomara Castro, menjalankan platform yang mencakup mengakhiri hubungan dengan Taiwan. Namun, tokoh-tokoh dalam tim transisinya mengatakan perubahan kebijakan itu kemungkinan tidak akan segera terjadi.

Di lain sisi, beberapa negara yang masih bertahan untuk Taiwan adalah Bolize, Eswatini, Guatemala, Haiti, Tahta Suci, Honduras, Kepulauan Marshall, Nauru, Palau, Paraguay, St. Kitts dan Nevis, St. Lucia, St. Vincent dan Grenadines, dan Tuvalu.

Semua negara bagian kecil, hampir semuanya berada di bawah kendali Amerika Serikat.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya