Berita

Letusan gunung berapi di Tonga/Net

Dunia

Tonga Masih Jauh dari Pulih, Internet Mati, Air Terkontaminasi Abu Vulkanik

SELASA, 18 JANUARI 2022 | 20:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tonga mengalami bencana yang belum pernah terjadi sebelumnya. Begitu bunyi pembaruan pertama yang dirilis oleh pemerintah Tonga sejak bencana letusan gunung berapi memicu tsunami terjadi di negara itu.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis Selasa (18/1), pemerintah Tonga mengkonfirmasi tiga kematian. Dua di antaranya adalah warga negara setepat dan satu lainnya merupakan warga negara Inggris.

Pernyataan yang sama juga menjelaskan bahwa beberapa pulau terpencil yang lebih kecil sangat terpengaruh dengan bencana tersebut.


Akibat kerusakan yang begitu parah, upaya bantuan pun terhambat oleh abu yang jatuh dari gunung berapi.

Dalam pembaruan itu juga, pemerintah Tonga menjelaskan bahwa situasi saat ini di lapangan, internet mati, tetapi beberapa layanan telepon lokal tersedia dan pekerjaan sedang dilakukan untuk memulihkan komunikasi penuh.

Selain itu, puluhan rumah di pulau utama Tongatapu juga rusak dan evakuasi dari pulau-pulau yang paling parah sedang berlangsung.

Situasi itu diperburuk dengan pasokan air yang terganggu abu vulkanik. Jalur penerbangan pun dihentikan sementara dan jalur transportasi laut juga terganggu.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia, seperti dimuat CNN, mengatakan bahwa seorang pejabat tunggal telah menyalurkan informasi antara badan-badan PBB dan pemerintah Tonga menggunakan telepon satelit.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya