Berita

Kepala penasihat medis Gedung Putih Anthony Fauci World Economic Forum (WEF) pada Senin (17/1)/Net

Dunia

Anthony Fauci: Meski Omicron Varian Terakhir, Covid-19 Akan Tetap Eksis

SELASA, 18 JANUARI 2022 | 17:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Masih terlalu dini bagi dunia untuk memprediksi apakah varian Omicron menjadi sinyal dari akhir pandemi Covid-19.

Kepala penasihat medis Gedung Putih Anthony Fauci mengatakan potensi dari kemunculan varian-varian baru Covid-19 masih tinggi. Bahkan meski Omicron menjadi varian terakhir, virus SARS-CoV-2 masih akan terus ada di masyarakat.

"Bukan berarti Anda bisa menghilangkan penyakit ini sepenuhnya. Tapi mudah-mudahan, itu akan berada pada tingkat yang rendah sehingga tidak mengganggu interaksi sosial, ekonomi, dan interaksi normal kita satu sama lain. Bagi saya, itulah new normal," kata Fauci di World Economic Forum (WEF) pada Senin (17/1).


Fauci menuturkan, sulit untuk memprediksi new normal di masa depan. Namun ia berharap dunia akan lebih solid dan mengingat apa yang dapat dilakukan pandemi seperti hari ini.

"Saya tidak berpikir orang-orang akan berjalan-jalan dengan masker selamanya, tetapi new normal adalah solidaritas yang lebih besar satu sama lain," jelasnya.

Berdasarkan penelitian, varian Omicron yang sangat menular sebagian besar menunjukkan gejala yang lebih ringan. Tetapi para ahli menekankan agar masyarakat tidak meremehkan Omicron.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya