Berita

Ketua Pansus RUU IKN Ahmad Doli Kurnia Tandjung/RMOL

Politik

Doli Kurnia: Jakarta Tetap Harus Ada Kekhususan

SELASA, 18 JANUARI 2022 | 16:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Panitia Khusus (Pansus) RUU Ibu Kota Negara (IKN) bersama stakeholder terkait bersepakat bahwa DKI Jakarta akan tetap menjadi daerah khusus. Kekhususan Jakarta ini nantinya akan di atur dalam UU baru.

Begitu disampaikan Ketua Pansus RUU IKN Ahmad Doli Kurnia Tandjung kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/1).

"Semua hampir sepakat bahwa kita juga harus tetap memberikan kekhususan kepada Jakarta. Karena bagaimanapun kan Jakarta ini kan punya sejarah lah buat Indonesia, sudah berkontribusi besar, sekian ratus tahun sudah mapan sudah establish. Nanti di atur dalam perubahan UU kekhususannya harus tetap," kata Doli Kurnia.


Ketua Komisi II DPR RI ini menambahkan, soal aturan UU baru khusus Jakarta ini nanti menunggu pembahasan selanjutnya bersama pemerintah dan stakeholder terkait.

"Nanti kita lihat apa, siapa yang mengambil inisiatif apakah pemerintah atau DPR. Mungkin akan kita bicarakan dengan kami di Komisi II dengan Menteri Dalam Negeri. DKI kalau buat ibu kota baru gimana statusnya, yang jelas harus ada UU baru," tuturnya.

Sebab, kata legislator Partai Golkar ini, UU Jakarta yang saat ini  bernama Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta, sementara RUU IKN sudah disahkan menjadi UU tentang Ibu Kota Negara yang bernama Nusantara.

"Harus UU baru. Perubahan statusnya harus UU baru," tukasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya