Berita

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno/Net

Politik

Direktur PPI: Sepintas 'Nusantara' Tidak Pas Untuk Nama IKN

SELASA, 18 JANUARI 2022 | 16:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Nama "Nusantara" yang diusulkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terpilih sebagai nama calon Ibu Kota Negara (IKN) baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim).

Hanya saja, terpilihnya nama itu menjadi topik hangat, utamanya soal kepantasan kata Nusantara dipakai sebagai nama satu kota.

Salah satunya dikatakan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno. Bagi dia, Nusantara terlalu kerdil jika dipakai untuk menamai satu luasan kecil wilayah.


"Sepintas agak kurang tepat karena konotasi Nusantara itu untuk keseluruhan Indonesia, bukan untuk wilayah tertentu," ujar Adi Prayitno kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (18/1).

Hanya saja, kata Adi, nama tersebut sudah terlanjur dipilih dan diputuskan untuk penamaan IKN nantinya.

Daripada berdebat soal nama, akademisi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini lebih memilih menantikan hasil dari dampak IKN terhadap pemerataan pembangunan.

"Tapi keputusan sudah dikeluarkan pemerintah. Apapun harus dijalani maksimal. Tinggal pembuktian soal pemerataan pembangunan nantinya," pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya