Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Bantu Pulihkan Tonga, Palang Merah China Bakal Kirim Uang Tunai 100.000 Dolar AS

SELASA, 18 JANUARI 2022 | 06:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebagai bentuk solidaritas atas bencana tsunami dan letusan gunung berapi bawah laut di Tonga, Palang Merah China akan mengirimkan sumbangan berupa uang tunai senilai 100.000 dolar AS (sekitar 1,4 miliar rupiah).

Informasi tersebut disampaikan Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian selama konferensi pers rutin pada Senin (17/1), sambil mengirimkan simpati yang mendalam dan belasungkawa yang tulus kepada Tonga.

“China akan menawarkan bantuan berdasarkan kebutuhan dan situasi bencana. China percaya bahwa pemerintah Tonga dan rakyatnya dapat segera mengatasi bencana dan membangun kembali rumah mereka yang indah,” kata Zhao, seperti dikutip dari Global Times.


Pernyataan Zhao datang setelah ketua majelis legislatif Tonga Lord Fakafanua meminta bantuan segera berupa air minum dan makanan segar bagi rakyatnya.

Reuters pada Senin melaporkan bahwa abu dari ledakan itu juga menimbulkan masalah kesehatan utama, mencemari air minum.

Yang Honglian, pakar senior yang berbasis di Fiji buka suara tentang masalah kebutuhan tersebut.

“Air minum Tonga terutama bergantung pada pengumpulan curah hujan. Ketika polutan yang menyertai letusan seperti belerang dioksida memasuki udara, air hujan tidak dapat diminum,” kata Yang, sambil mencatat bahwa pada tahap berikutnya, sumbangan air minum dan makanan akan sangat penting bagi masyarakat Tonga.

Gunung berapi bawah laut Hunga Tonga-Hunga Ha'apai, yang terletak sekitar 64 kilometer utara ibu kota Tonga, Nuku'alofa, meletus dengan hebat pada Sabtu (15/1), memicu peringatan tsunami di Pasifik Selatan dan pantai barat AS, dan menyebabkan gelombang dan arus yang kuat di banyak wilayah pantai.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Ruang Digital Kondusif Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi dan Politik

Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:03

Dibungkam Maung Bandung 2-1, STY Sebut Pemain Persija Belum Maksimal

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:43

Kuliah Koperasi untuk Feri Amsari

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:18

Gagasan Anti-Penjajahan Soemitro jadi Modal Bangsa Hadapi Dinamika Global

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:55

BRI Gelar Kick-Off BRIncubator 2026 Songsong Akselerasi UMKM Naik Kelas

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:33

Ziarahi Makam Bung Karno, Muzani Tegaskan Indonesia Rumah Bersama

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:12

Penentu Tingkat Kesuksesan suatu Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:43

Ikan Gabus Baik untuk Ibu Pascamelahirkan, Begini Penjelasannya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:17

Indonesia-Thailand Makin Mantap Jaga Kawasan Selat Malaka

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:58

Utang Pinjol Warga RI Naik 25,88 Persen, Tembus Rp105 Triliun Hingga Juni 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:30

Selengkapnya