Berita

Kepala Badan Saksi Nasional Partai Golkar, yahmud Basri Ngabalin/RMOL

Politik

BSNPG: Kepemimpinan Airlangga Hartarto di Golkar Sudah On The Track

SENIN, 17 JANUARI 2022 | 19:41 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Sejumlah elemen kelompok mengkritisi kepemimpinan Airlangga Hartarto di tubuh Partai Golkar. Kritik tersebut dibantah oleh Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG).

BSNPG menilai kinerja Airlangga dalam memimpin Partai Golkar sudah berjalan baik. Bahkan proses konsolidasi partai tetap berjalan.

"Termasuk BSNPG kami sedang mempersiapkan SDM saksi Partai Golkar di seluruh wilayah Indonesia," demikian kata Kepala Badan Saksi Nasional Partai Golkar, yahmud Basri Ngabalin, Senin (17/1).


Syahmud menjelaskan bahwa kader Partai Golkar saat ini sedang fokus untuk berjuang memenangkan Partai saat pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg) 2024

"BSNPG mendukung penuh pencalonan Ketum Airlangga menjadi Capres pada 2024," tegas Syahmud.  

Sebelumnya autokritik muncul dari kelompok masyarakat yang menyebut rendahnya elektabilitas Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum harus menjadi atensi.

Sebab hal ini diyakini bakal berdampak terhadap citra partai berlogo partai beringin ini di Pemilu mendatang.

Menurut BSN Partai Golkar, hasil Pemilu 2024 akan dibuktikan dengan kerja-kerja partai saat ini tidak hanya di ukur dari hasil survei.

Syahmud menjelaskan, Partai Golkar adalah partai yang matang kita sudah melewati berbagai dinamika politik. Selama ini, tambah Syahmud Golkar sudah bisa melewatinya dengan baik.

Ia memberi pesan kepada seluruh kader Partai Beringin untuk merasa memiliki kemampuan dan menambah kebesaran partai. Ia meyakini, dengan berbuat sesuai dengan skill pasti akan berdampak pada kejayaan partai.

"Kalau kita selalu ribut dan mencari-cari kesalahan dan kelamahan Insha Allah sangat banyak. Ayo kita mulai dengan satu kesamaan pandang sudah cukup apalagi lebih tambah paten," pungkas Syahmud Ngabalin.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya