Berita

Presiden Pertama Kazakhstan, Nursultan Nazarbayev/Net

Dunia

Usai Kerusuhan Mematikan di Kazakhstan, Kerabat Mantan Presiden Nursultan Nazarbayev Didepak dari Pemerintahan

SENIN, 17 JANUARI 2022 | 18:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kerusuhan mematikan yang terjadi di Kazakhstan pada awal tahun ini ditengarai sebagai ulah dari mantan Presiden Nursultan Nazarbayev.

Keluarga Nazarbayev dikenal sangat berpengaruh di negara Asia Tengah tersebut. Bahkan beberapa anggota keluarga menempati posisi tinggi di pemerintahan.

Nazerbayev sendiri memerintah selama lebih dari seperempat abad, sebelum mengundurkan diri pada 2019 dan menyerahkan kekuasaannya pada Kassym-Jomart Tokayev yang saat ini masih menjabat sebagai presiden.


Meski belum terlihat di depan umum sejak akhir tahun lalu, tetapi nama Nazarbayev, yang merupakan presiden pertama Kazakhstan, terus digemakan selama aksi protes yang dilakukan warga. Banyak demonstran menuding klan Nazarbayev melakukan korupsi.

Tokayev juga menuding keluarga Nazabayev gagal berbagi kekayaan, dan menguasainya alih-alih berbagi dengan rakyat.

Setelah kerusuhan yang menelan 225 korban jiwa, termasuk 19 aparat keamanan, satu per satu klan Nazarbayev berguguran di posisi pemerintahan, kehilangan kekuasaannya.

Menantu Nazarbayev, Timur Kulibayev telah mengundurkan diri sebagai kepala lobi bisnis di Kamar Pengusaha Nasional Atameken.

"Mulai hari ini, saya memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai Ketua Presidium terpilih Kamar Pengusaha Nasional 'Atameken'," kata Kulibayev, yang menikah dengan putri tengah dari Nazarbayev, Dinara Kulibayeva.

Kulibayev dikenal di kalangan pebisnis dunia. Ia bahkan dekat dengan putra kedua Ratu Elizabeth II, Pangeran Andrew.

Kulivav dan Kulivayeva mengendalikan bank komersial terbesar di Kazakhstan, yaitu Halyk. Keluarga mereka juga pemain kuat dalam industri minyak dan gas.

Pada Senin (17/1), keponakan laki-laki Nazarbayev, Samat Abish, telah diberhentikan dari jabatannya sebagai wakil kepala pertama komite keamanan nasional.

Pada awalnya, Abish menyebut hanya akan mengambil cuti tahunan, tetapi pemecatannya diumumkan belakangan.

Dua menantu Nazarbayev lainnya juga meninggalkan jabatan mereka di pucuk pimpinan perusahaan energi nasional pada Sabtu (15/1).

Suami putri bungsu Aliya Nazarbayeva, Dimash Dosanov, meninggalkan jabatannya di KazTransOil. Sedangkan putri tertua dari Dariga Nazarbayeva, Kairat Sharipbayev berhenti dari perusahaan gas nasional QazaqGaz.

Pekan lalu, sekutu Nazarbayev dan mantan kepala keamanan nasional Karim Masimov ditangkap atas tuduhan merencanakan kudeta bersama dengan dua wakilnya.

Kerusuhan di Kazakhstan terjadi selama beberapa hari, membuat pemerintah mendeklarasikan keadaan darurat dan meminta bantuan dari CSTO.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya