Berita

Letusan gunung berapi Hunga Tonga-Hunga Ha'apai yang tampak dari gambar satelit/net

Dunia

Ibukota Tonga Babak Belur Dihantam Tsunami, Selandia Baru Siapkan Bantuan

MINGGU, 16 JANUARI 2022 | 11:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tsunami yang picu oleh letusan gunung berapi bawah laut Tonga telah menciptakan kerusakan parah di ibukota Nuku'alofa. Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa atau cedera, mengingat komunikasi yang terputus di beberapa wilayah.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan negara-negara Pasifik dan kelompok-kelompok kemanusiaan untuk membangun komunikasi dengan pemerintah Tonga.

Sejauh ini, Ardern menyebut pihaknya sudah melakukan kontak dengan Kedutaan Selandia Baru di Nuku'alofa.


"Tsunami memiliki dampak yang signifikan di pantai sisi utara Nuku'alofa dengan perahu dan batu-batu besar terdampar. Nuku'alofa tertutup lapisan debu vulkanik yang tebal, tetapi kondisinya tenang dan stabil," ujar Ardern kepada wartawan pada Minggu (16/1).

Gunung berapi Hunga Tonga-Hunga Ha'apai telah meletus selama delapan menit pada Sabtu (15/1).

Gunung berapi ini secara teratur meletus selama beberapa dekade terakhir, tetapi letusan kali ini begitu dahsyat sehingga penduduk di beberapa bagian Fiji yang berjarak 800 km, dan di Selandia Baru yang berjarak 2.300 km mengaku mendengarnya.

Dari gambar satelit terlihat gumpalan asap membubung ke udara, sekitar 20 kilometer di atas permukaan laut. Langit di atas Tonga digelapkan oleh abu.

Setelah letusan, gelombang setinggi 1,2 meter menyapu pantai di ibukota Tonga. Penduduk setempat melaporkan mereka telah melarikan diri ke tempat yang lebih tinggi, meninggalkan rumah-rumah yang banjir, beberapa dengan kerusakan struktural, dan dengan batu-batu kecil dan abu jatuh dari langit.

Raja Tonga Tupou VI dilaporkan telah dievakuasi dari Istana Kerajaan di Nuku'alofa dan dibawa oleh konvoi polisi ke sebuah vila yang jauh dari garis pantai.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya