Berita

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu/Net

Politik

Komentari Snack Bergambar Kaesang di Garuda, Said Didu: Sepertinya BUMN Sudah Tidak Dianggap Milik Negara

MINGGU, 16 JANUARI 2022 | 09:23 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Snack bergambar putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep dalam paket makanan di pesawat Garuda Indonesia tengah menjadi perbincangan publik. Sorotan lebih mengarah pada wibawa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang kian memudar.

Politisi Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana bahkan menilai perusahaan BUMN sudah tidak memiliki etika sama sekali. Apalagi sebelum kasus Kaesang ini, ada gambar seorang menteri yang turut tampil dalam halaman muka mesin ATM milik BUMN.

“(Sekarang) anak presidennya, wajahnya nongol di snack pesawat yang merugi ratusan triliun dan diambang bangkrut. Ambyar!” tuturnya lewat akun Twitter pribadi Minggu (16/1).


Senada itu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu menilai bahwa kejadian tersebut membuat BUMN terlihat sudah tidak lagi merepresentasikan sebuah perusahaan yang dimiliki oleh negara.

“Sepertinya BUMN sudah tidak dianggap milik negara,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) Irfan Setiaputra memastikan akan menarik snack kemasan bergambar Kaesang untuk menghindari konflik kepentingan. Di satu sisi Irfan memastikan bahwa keberadaan snack itu tidak memiliki maksud tertentu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya